Pelapor Tanah Kas Desa di Sumenep, Janji Ungkap Kasus Lebih Besar dengan Pelaku Sama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H. Mohammad Siddik, SH, Pelapor Tanah Kas Desa (TKD) Kab. Sumenep, saat ditemui di kantornya di Jl. Trunojoyo No. 282 Gedungan Kab. Sumenep.
H. Mohammad Siddik, SH, Pelapor Tanah Kas Desa (TKD) Kab. Sumenep, saat ditemui di kantornya di Jl. Trunojoyo No. 282 Gedungan Kab. Sumenep.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pelapor Tanah Kas Desa (TKD) di Kab. Sumenep, Mohammad Siddik, SH mengatakan, tersangka Direktur PT. Megah Indah Perkasa (SMIP) H. Sugianto sudah mendekam di Jeruji besi Polda Jatim.

Saat ditemui di Kantornya, di Jln. Trunojoyo No. 282 Gedungan Sumenep, pengacara yang sedang naik daun namanya itu, mengaku akan ungkap kasus yang lebih besar lagi perihal 187 sertifikat yang belum dilakukan penyitaan oleh Polda Jatim.

Menurutnya, persoalan tanah Kas desa (TKD) itu melibatkan banyak oknom kepala desa baik yang masih menjabat maupun yang sudah purna, terhitung dari tahun 1997 sampai sekarang.

" Jadi, tiga kepala Desa yang seharusnya ditetapkan sebagai tersangka itu salah satunya, Kepala Desa Talango' Desa Cabbiye dan Desa Kolor Kec. Kota Kab. Sumenep,"ucapnya.

Ia juga menjelaskan, keterlibatan Kepala Desa itu karena ikut serta mendukung kerja Direktur PT. Sinar Megah Indah Persada (SMIP), jadi pihak Polda Jatim itu wajib hukumnya menjeratkan Pasal 55 tentang keikutsertaan memberikan dukungan atas perkara tindak pidana yang dilakukan oleh Direktur PT. SMIP.

Hal yang aneh, sambungnya, keterlibatan Kepala Desa terhadap 17 hektar tanah yang diatasnya sudah dibangun rumah itu ternyata juga dibiarkan oleh Pemerintah Kab.Sumenep.

"Saya meyakini mata rantai keterlibatan antara Camat, Kepala Desa dan Dinas pemberdayaan Masyarakat desa(DPMD) selaku pemegang wewenang atas kesejahteraan desa,"katanya.

Makanya, kata dia, mata rantai ini harus segera diputus agar tidak menambah oknom pelaku baru terhadap persoalan tukar guling Kas Desa (TKD) yang jelas sertifikatnya ada, tapi tanahnya gak ada.

Dikatakan Siddik, Tukar guling tanah kas Desa (TKD) itu tidak ada wujudnya, kalau pun mau dilakukan tukar guling itu hanya untuk kepentingan umum, dan itupun harus diberikan kepada kesejahteraan masyarakat desa, tidak untuk kepentingan sendiri.

" Saya akan ungkap persoalan yang lebih besar lagi dengan menetapkan pelaku yang sama, serta keterlibatan orang yang ikut dalam permainan tukar guling tanah kas desa (TKD) yang seharusnya juga ditetapkan sebagai tersangka,"tegasnya.

"Kita tunggu saja, pokoknya satu persatu akan saya ungkap, agar pelaku dan semua yang terlibat mendapat perlakuan hukum yang sama, dan mendekam dibalik jeruji besi tahanan Polda Jatim," pungkasnya. smn

Berita Terbaru

PWU Perkuat Kinerja Lewat Optimalisasi Aset dan Efisiensi Operasional

PWU Perkuat Kinerja Lewat Optimalisasi Aset dan Efisiensi Operasional

Selasa, 17 Mar 2026 19:15 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 19:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Panca Wira Usaha (PWU) menargetkan optimalisasi aset sebagai fokus utama pada 2026 guna meningkatkan k…

Salah Sasaran Kritik, Pensiunan Satpol PP Gresik Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf kepada Kadishub Khusaini

Salah Sasaran Kritik, Pensiunan Satpol PP Gresik Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf kepada Kadishub Khusaini

Selasa, 17 Mar 2026 14:51 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Polemik video kritik terkait banjir di Terminal Bunder yang sempat ramai di media sosial akhirnya berujung klarifikasi. Muhammad A…

Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'

Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'

Selasa, 17 Mar 2026 14:14 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Yamaha, pabrikan otomotif ternama asal Jepang kini baru saja meluncurkan model teranyarnya Yamaha ‘Tricity 300’ yang bekerja sama de…

Kapolres Gresik Tinjau Pasar Jelang Lebaran, Pastikan Stok Bahan Pokok Terkendali

Kapolres Gresik Tinjau Pasar Jelang Lebaran, Pastikan Stok Bahan Pokok Terkendali

Selasa, 17 Mar 2026 14:02 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah p…

Gegara Ngaku Cucu Menteri, BGN Hentikan Sementara 2 Dapur MBG di Ponorogo

Gegara Ngaku Cucu Menteri, BGN Hentikan Sementara 2 Dapur MBG di Ponorogo

Selasa, 17 Mar 2026 13:52 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini, Badan Gizi Nasional (BGN) merilis penghentian sementara dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan…

Sambut Malam 27 Ramadhan, Tradisi Unik ‘Bi-Bi’ Berebut Jajan-Angpau di Probolinggo Tampak Meriah

Sambut Malam 27 Ramadhan, Tradisi Unik ‘Bi-Bi’ Berebut Jajan-Angpau di Probolinggo Tampak Meriah

Selasa, 17 Mar 2026 13:41 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka menyambut malam ke-27 Ramadhan, Warga Kota Probolinggo, memiliki tradisi unik yang dikenal dengan sebutan Bi-Bi-Bi…