Beberkan Fakta Bayi Lily Bukan dari Palestina, Merry Ahmad: Mbak Caca Nitip ke Mbak Gigi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Merry Ahmad, assisten Raffi Ahmad. SP/ JKT
Merry Ahmad, assisten Raffi Ahmad. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sosok kehadiran bayi bernama Lily di keluarga Andara sempat membuat heboh warganet dan banyak yang bertanya-tanya asal usul bayi berjenis kelamin perempuan yang lucu itu.

Belum lagi melalui beberapa foto yang dibagikan, Rafathar dan Rayyanza dua putra Raffi dan Nagita terlihat begitu akrab dengan Lily.

Selain itu, muncul adanya kabar bayi Lily yang akan diadopsi Sultan Andara Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu berasal dari Palestina. 

Menjawab pertanyaan itu, Merry Ahmad, asisten Raffi Ahmad mengungkapkan Lily yang kini tinggal di rumah Nagita Slavina adalah bayi dari yayasan.

Ia juga membantah Lily berasal dari Palestina. Bayi cantik itu dibawa oleh Caca Tengker adik Nagita dari yayasan.

"Katanya Baby Lily itu yang dari orang ngasih ke yayasan gitu, tahunya aku sih seperti itu. Cuma ngasuh doang," kata Merry di salah satu program televisi, Kamis (25/04/2024).

"Nggak bukan (datang ke yayasan). Kalau nggak salah Mbak Caca nitip ke Mbak Gigi nanti diasuh bergantian. Dari Indonesia setahu aku, bukan (dari Palestina)," lanjutnya.

Disatu sisi, kehadiran bayi Lily ternyata membuat Rafathar dan Rayyanza sudah suka dan senang dengan kehadirannya. Meski begitu Nagita Slavina dan Raffi Ahmad belum memiliki keinginan untuk mengadopsi Lily secara sah.

"Cuma nggak tahu dengan berjalannya waktu, Rafathar sama Rayyanza itu kayaknya suka, bos Raffi juga suka (dengan Lily). Cuma Baby Lily itu anteng banget, mungkin karena anak titipan. Jadi nggak nangis, anteng banget," beber Merry.

"Aku sempat tanya ke Mbak Gigi 'Emang mau diadopsi itu?' Nagita bilang 'Kalau saya adopsi itu harus minta persetujuan semua, anak-anak saya harus, nanti aja'," kata Merry.

"Cuma saya tahu bos Raffi, Rafathar, Rayyanza, suka (dengan Lily). Tapi belum tahu 100 persen seperti apa, butuh persetujuan dari semua keluarga," sambungnya. jk-08/dsy

Berita Terbaru

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Dongkrak PAD hingga 10 Persen, Digitalisasi Parkir di Kota Surabaya Berjalan Efektif

Dongkrak PAD hingga 10 Persen, Digitalisasi Parkir di Kota Surabaya Berjalan Efektif

Senin, 15 Jun 2026 12:46 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota setempat mencatat adanya tren kenaikan Pendapatan Asli…

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Angka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan mengalami tren positif. Tren ini dibuktikan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi…

Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu, Pemkot Surabaya Buka Utsawa Dharma Gita 2026

Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu, Pemkot Surabaya Buka Utsawa Dharma Gita 2026

Senin, 15 Jun 2026 12:33 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti upaya memperkuat karakter generasi muda Hindu sekaligus melestarikan sastra, seni, dan budaya keagamaan Hindu yang…

Jadi Pilot Uji Coba Perlinsos Digital, Pemkot Surabaya: Verifikasi Bansos Cukup 15 Menit

Jadi Pilot Uji Coba Perlinsos Digital, Pemkot Surabaya: Verifikasi Bansos Cukup 15 Menit

Senin, 15 Jun 2026 12:25 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk memangkas rantai birokrasi, menghilangkan subjektivitas, serta memastikan penyaluran bantuan…

Mulai Tata Ulang CFD Darmo, Pemkot Surabaya Larang PKL Berjualan di Jalur Utama

Mulai Tata Ulang CFD Darmo, Pemkot Surabaya Larang PKL Berjualan di Jalur Utama

Senin, 15 Jun 2026 12:17 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya agar jalur utama CFD di Raya Darmo dapat dikhususkan untuk aktivitas olahraga dan pejalan kaki, sehingga terlihat…