Ernando Ari, Jalankan Dua Tugas Sekaligus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Doha - Timnas Indonesia mampu lolos fase grup dan melangkah menuju semi final. Torehan ini tidak luput dari aksi gemilang penjaga gawang Ernando Ari Sutaryadi. Ernando mampu menjaga gawang timnas dari gempuran lawan.

Kemampuannya sebagai kiper tidak bisa diragukan,dia mampu menahan tendangan penalti saat menghadapi Australia juga. Pada pertandingan melawan Yordania, Ernando juga melakukan berbagai aksi penyelamatan selama permainan berlangsung.

Ernando Ari Sutaryadi, adalah penjaga gawang Timnas Indonesia U-23.

Ia dipanggil Shin Tae-yong bersama 28 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 jelang Piala Asia U-23 2024.

Ernando Ari, satu dari 4 penjaga gawang muda yang dipanggil STY.

Kalahkan Korsel, Jumat dini hari, (25/4) Ernando Ari ikut maju adu penalti ke gawang kiper Baek Jong-Beom..

Praktis ia jalankan dua tugas sekaligus saat tekuk Korsel. Ya kiper, ya eksekutor pilanti.

Lima penendang pertama kedua tim sama-sama mampu menjalankan tugas dengan sempurna.

Ernando Ari Sutaryadi kemarin unjuk kemampuan menyetop penalti.

Ia menghentikan eksekutor keenam Korsel, Kang Sang-yoon.

Adu penalti pun memanjang. Bahkan, kiper kedua tim sama-sama turun menjadi eksekutor.

Ketika maju sebagai algojo, Ernando mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan menjadikan skor 9-9.

Saat kembali kepada tugasnya di bawah mistar gawang, Ernando mampu kembali fokus.

Hasilnya, kiper Persebaya itu sukses membaca sepakan penendang ke-12 Korsel, Lee Kang-hee.

Keberhasilan itu membuka kans besar Indonesia untuk memenangkan pertandingan melalui sang penendang berikut, Pratama Arhan.

 

Ernando Ari Sempat Menari-nari

Pada satu momen, Ernando Ari sempat tertangkap kamera menari-nari, layaknya kiper Argentina, Emiliano Martinez, dalam adu penalti final Piala Dunia 2022 kontra Perancis.

Sekali lagi, Ernando Ari menunjukkan refleks apiknya kala menghadapi situasi tendangan penalti.

Ernando Ari Sutaryadi yang kerap disapa Nando lahir di Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 27 Februari 2002. Kiper timnas ini memiliki tinggi 178 cm.

Ernando mengawali kariernya dengan bergabung dalam SSB Tunas Harapan, Semarang, dan kemudian bergabung pada SSB Tugu Muda.

Kemampuannya sebagai kiper terus berkembang hingga dia bergabung dalam Garuda Select. Keikutsertaanya dalam Garuda Select, mengantarkan Ernando untuk mengawali debutnya di tim senior Persebaya Liga 1.

 

Kiper Terbaik di Indonesia

Sejak awal berkarier di dunia sepak bola, dia menunjukkan bakat luar biasa dalam posisi kiper, yang membuatnya dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di Indonesia.

Ernando telah menunjukkan konsistensi dan kemampuannya dalam bermain bersama timnas Indonesia. Berbagai penyelamatan yang gemilang dan kemampuannya dalam mengatur pertahanan telah menjadi pilar penting bagi kesuksesan timnas. n erc/jk/cr3/rmc

Berita Terbaru

Ketua DPRD Jatim Bantah Ada Kunker Luar Negeri Bulan Depan

Ketua DPRD Jatim Bantah Ada Kunker Luar Negeri Bulan Depan

Kamis, 26 Feb 2026 15:54 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:54 WIB

SURABAYA, SURABAYAPAGI.COM - Kabar rencana kunjungan ke Luar Negeri di bulan Maret 2026 dibantah langsung Ketua DPRD Jawa Timur H Musyafak Rouf. Meskipun…

PLN dan Rumah BUMN Pacitan Gelar Bazar Kampoeng Ramadhan Libatkan UMKM Lokal

PLN dan Rumah BUMN Pacitan Gelar Bazar Kampoeng Ramadhan Libatkan UMKM Lokal

Kamis, 26 Feb 2026 15:20 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:20 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Semarakkan bulan Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal, PLN dan Rumah BUMN P…

Kolaborasi Frank & co. dan Maudy Ayunda Bersinar di Sundance Film Festival 2026

Kolaborasi Frank & co. dan Maudy Ayunda Bersinar di Sundance Film Festival 2026

Kamis, 26 Feb 2026 15:15 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:15 WIB

SurabayaPagi, Utah – Brand perhiasan Frank & co. kembali menorehkan prestasi di panggung internasional dengan mendampingi Brand Ambassador-nya, Maudy Ayunda, d…

Terjatuh dari Jembatan Setinggi 3 Meter, Kakek 64 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Terjatuh dari Jembatan Setinggi 3 Meter, Kakek 64 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Kamis, 26 Feb 2026 14:58 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com , Blitar - Pengguna jembatan di atas sungai Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar dikejutkan ada motor dan penumpangnya tercebur dari jembatan…

Bangun Sinergitas Blitar Aman, Kapolres Bukber Bareng Awak Media dan Beri Santunan Anak Yatim

Bangun Sinergitas Blitar Aman, Kapolres Bukber Bareng Awak Media dan Beri Santunan Anak Yatim

Kamis, 26 Feb 2026 14:53 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar menggelar buka bersama (Bukber) bareng  awak media dan beri santunan anak yatim yang  diikuti oleh segenap pejabat u…

Air Terjun Guyangan, Wisata ‘Waterfall’ Eksotis dengan Ketinggian Air Terjun hingga 80 Meter

Air Terjun Guyangan, Wisata ‘Waterfall’ Eksotis dengan Ketinggian Air Terjun hingga 80 Meter

Kamis, 26 Feb 2026 14:37 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Jika berada ke Kabupaten Probolinggo wajib mengunjungi tempat wisata Air Terjun Guyangan yang berlokasi di Desa Guyangan,…