Daftar Penjaringan Bacawali PAN

Petahana Ning Ita Bersaing Ketat dengan Menantu Kyai Asep

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, MojokertoCalon petahana Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari terus melakukan penjajakan dengan partai politik (parpol) di Kota Mojokerto untuk dijadikan kendaraan politiknya. 

Setelah sebelumnya melamar ke Nasdem dan PDIP, kali ini, mantan Walikota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita ini mendaftar ke Kantor DPD Partai Amanat Nasional (PAN) di Jalan KH. Mas Masyur Kecamatan Magersari Kota Mojokerto.

"Hari ini saya daftar sebagai Bacalon Walikota melalui PAN. Alhamdulillah berkas sudah diterima oleh Ketua DPD PAN Pak Mulyadi," ujar Ning Ita kepada awak media, Rabu (8/5/2024),

Ia menyebut, PAN menjadi partai ketiga yang didatanginya. Namun sejatinya, pihaknya juga sudah mengajukan lamaran secara online ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serta Partai Golkar.

"Semakin banyak bersinergi dengan parpol semakin baik. Saya berharap kedepannya kalau ditakdirkan bisa melanjutkan kepemimpinan di Kota Mojokerto ini bisa mempercepat capaian target-target berbagai bidang pembangunan," ungkapnya.

Sementara itu, Mulyadi, Ketua DPD PAN Kota Mojokerto menyebut Ning Ita sebagai Bacalon Walikota pertama yang mendaftar ke partainya.

"Kalau yang daftar langsung baru Ning Ita saja, namun ada nama lain yang sudah masuk list Bacawali PAN yakni Gus Afif, menantu Kyai Asep, pemimpin Pondok Amanatul Ummat Pacet," tegasnya.

Mul menegaskan, nama kakak ipar Wabup Mojokerto Gus Barra ini otomatis masuk list Bacawali PAN lantaran posisinya yang sebagai kader PAN.

"Karena kader beliau tidak mendaftar tetapi sama DPP diminta untuk dimasukkan kedalam list nama-nama yang akan dibawa ke Jakarta," ujarnya.

Meski bersaing ketat dengan kader PAN, Mul menyebut peluang Ning ita untuk mendapatkan rekom masih terbuka lebar. Mengingat selama lima tahun memimpin Kota Mojokerto, Ning Ita on the track dan tidak pernah gesekan dengan PAN.

"Intinya kita serius menyambut siapa saja calon yang mendaftar ke PAN. Namun untuk rekom kita tegak lurus dengan keputusan DPP," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …