Golkar Anggap Khofifah Susah Dilawan

author Riko Abdiono

- Pewarta

Minggu, 19 Mei 2024 21:18 WIB

Golkar Anggap Khofifah Susah Dilawan

i

Khofifah Indar Pparawansa dan Emil Dardak saat menerima rekomendasi dari Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto untuk maju dalam Pilkada Jatim 2024. SP/Riko Abdiono

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ketua DPD Golkar Jawa Timur Sarmuji mengaku tidak yakin PKB akan membuat poros tandingan untuk melawan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak di Pilkada Jawa Timur (Jatim). Sarmuji mengatakan Khofifah sulit dilawan karena punya arus besar.

"Sampai sekarang saya nggak yakin PKB akan membuat poros baru karena Bu Khofifah adalah arus besar susah untuk melawan," kata Sarmuji kepada wartawan, Minggu (18/5/2024).

Baca Juga: Usai Direkom Prabowo, Khofifah-Emil Datangi Kantor Golkar Jatim

Sarmuji mengatakan saat ini terjadi irisan antara pendukung Khofifah dengan basis PKB di Jawa Timur. Dia lalu berbicara ada risiko dukungan di tingkat provinsi akan berpengaruh terhadap dukungan di kabupaten/kota.

 

Diumumkan Langsung oleh Airlangga

Partai Golkar resmi mengusung eks gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dan eks wagub Emil Dardak. Rekomendasi itu diumumkan langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Golkar Airlangga Hartarto.

Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Airlangga di kediaman dinasnya di Jalan Widya Chandra III, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2024). Sejumlah pejabat teras Golkar hadir, di antaranya Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus, Bendahara Umum (Bendum) Dito Ganinduto, Waketum Doli Kurnia, dan Waketum Erwin Aksa.

 

Ada Irisan Massa

"Karena ini pilkada serentak dengan kabupaten/kota ada risiko dukungan di tingkat provinsi akan berpengaruh terhadap dukungan di Kabupaten/Kota. Apalagi ada irisan massa antara pendukung Bu Khofifah dengan basis massa PKB," ungkap Sarmuji.

Mantan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi dukungan Golkar tersebut.

"Tentu ini adalah kepercayaan, mandat yang sangat berharga bagi kami untuk kami bisa melaksanakan proses ini sebaik mungkin, bekerja keras semaksimal mungkin. Sehingga saya dan Mas Emil insyaallah akan menjalankan tugas dalam proses pemenangan," kata Khofifah usai mendapat rekomendasi Golkar di rumah dinas Airlangga Hartarto di Jalan Widya Chandra III, Jakarta Selatan.

Khofifah memastikan program yang diusungnya akan sesuai dengan Golkar. Dia mengatakan target pembangunan Golkar dengan pemerintahan Jatim akan beriringan jika dirinya dan Emil terpilih kembali.

"Proses-proses berikutnya tentu kami akan membangun keberseiringan dengan Partai Golkar yang lima tahun lalu juga memberikan kepercayaan kepada kami bahwa ada proses-proses pembangunan yang harus terus berseiring," ucapnya.

 

Pandangan Khofifah tentang Jatim

Khofifah berpandangan Jatim ibarat de facto ibu kota. Menurutnya, Jatim memegang peran penting dalam pembangunan Indonesia.

"Apalagi kalau IKN nanti pindah ke Kalimantan Timur, maka kami ingin menyampaikan de facto ibu kotanya sepertinya di Jawa Timur," ujar Khofifah.

"Itu artinya peran Jawa Timur akan menjadi lebih signifikan lagi bagi konstelasi pembangunan di Indonesia. Jawa Timur adalah center of gravity," tambahnya.

 

Tinggal Diuji

Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno justru menganalisis akan ada poros tandingan dari PKB melawan Khofifah-Emil.

Baca Juga: Duet Khofifah-Emil, Digoyang PDIP

"Sangat kelihatan hanya PKB yang serius menantang Khofifah-Emil," kata Adi kepada wartawan, Sabtu (18/5/2024).

Bukan tanpa alasan Adi mengatakan hal itu. Dia menyebut PKB baru-baru ini sudah terang-terangan siap menyodorkan calon penantang Khofifah-Emil di Pilgub Jatim.

"Beberapa waktu lalu PKB sudah menyatakan siap menyodorkan calon penantang. Tinggal ditunggu kira-kira siapa yang akan diusung PKB," kata Adi.

Adi melihat ada nama Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang dinilai publik cocok menjadi penantang Khofifah. Saat ini, kata Adi, tinggal diuji siapa yang sebenarnya paling berpengaruh di Jatim yang notabenenya basis Nahdlatul Ulama (NU).

"Publik menilai Cak Imin cocok menjadi penantang Khofifah. Apapun judulnya Jawa Timur adalah kandangnya PKB," kata Adi.

"Tinggal diuji siapa yang sebenarnya paling berpengaruh di Jatim yang notabenenya basis NU. Selama ini PKB mengklaim partai yang basisnya NU. Begitu pun Khofifah juga dikenal tokoh NU," imbuhnya.

 

PPP Beri Rekom

Usai Partai Golkar yang memberikan rekom kepada Khofifah dan Emil Dardak, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) langsung menyerahkan surat rekomendasi kepada Khofifah dan Emil untuk maju pada Pilkada Jatim 2024.

"Waktunya ini sangat singkat, DPW PPP Jatim sat-set. Selamat kepada Ibu Khofifah dan pak Emil Dardak," kata Ketua DPW PPP Jatim Mundjidah Wahab, Sabtu (18/5/2024) malam.

Selain itu, Mundjidah juga menyatakan bahwa seluruh kader PPP di setiap kabupaten/kota di Jatim harus secepatnya bergerak menyusun teknis pemenangan dan mengawal kemenangan pasangan petahana itu. "Tidak boleh ada yang tidak bekerja, semua harus kerja untuk kemenangan Bu Khofifah dan Pak Emil Dardak," ujarnya pula.

Baca Juga: Final, Gerindra Jatim All Out Kawal Restu Prabowo Menangkan Khofifah-Emil di Pilgub

 

Jalin Komunikasi PDIP

Meski didukung hampir seluruh partai pengusung Koalisi Indonesia Maju, Khofifah dan Emil Dardak terus menjalin komunikasi dengan PDIP. Bahkan, bukan tidak mungkin, PDIP juga memberikan rekom kepada Gubernur Jatim 2019-2024 ini.

"Kami tetap komunikasi (dengan PDIP). Ditunggu saja," kata Khofifah, Minggu (19/4/2024). Bahkan Emil Dardak juga menyampaikan hal serupa terkait menjalin komunikasi dengan PDIP. "PDIP juga sebenarnya berjalan. Ibu (Khofifah) juga berjalan. Insyaallah suasana sangat cair, akrab," kata wakil gubernur Jatim periode 2019-2024.

Bahkan, PDIP Jatim telah menyodorkan tiga nama yang diusulkan mendampingi Khofifah di Pilgub Jatim 2024. Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Budi 'Kanang' Sulityono mengungkapkan tiga nama itu merupakan kader sekaligus kepala daerah berprestasi yang layak mendampingi Khofifah.

"Kami siapkan tiga nama. Pertama, Bupati Sumenep Achmad Fauzi. Kedua, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. Ketiga, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Tiga kader terbaik kami untuk mendampingi Khofifah," kata Kanang seperti, Rabu (1/5/2024).

Seperti diketahui, hingga Minggu (19/4/2024), Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak sudah menerima rekomendasi untuk maju Pilgub Jatim 2024 dari Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat, Partai Golkar dan terakhir PPP.

Rekomendasi Gerindra untuk mendukung Khofifah sempat diserahkan oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo di Hotel Double Tree Surabaya pada 10 Desember 2023.

Kemudian rekomendasi dari Demokrat diserahkan langsung oleh Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Hotel The Westin Surabaya, 12 Desember 2023.

Sementara rekomendasi dari PAN diserahkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) ke Khofifah saat berpidato di Konsolidasi Caleg PAN se-Jatim di Hotel Sheraton, Surabaya, Jawa Timur, 4 Desember 2023.

Dari empat partai itu, baru Demokrat dan Golkar yang sudah memberikan rekomendasi penuh kepada paket pasangan Khofifah-Emil Dardak untuk maju di Pilgub Jatim. Sementara Gerindra dan PAN belum. n rko/jk/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU