HORSE Powertrain, Kolaborasi Renault dan Geely Kembangkan Mesin Hybrid

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Tampilan desain eksterior Renault Twizy. SP/ JKT
Ilustrasi. Tampilan desain eksterior Renault Twizy. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebagai upaya meningkatkan daya saing bisnis kedua perusahaan di tengah transisi elektrifikasi, kali ini Jenama otomotif Prancis, Renault bermitra dengan produsen otomotif China, Geely untuk mengembangkan mesin pembakaran internal bersistem hybrid.

Pemilihan mesin hybrid ini juga sebagai respons menghadapi perlambatan adopsi kendaraan listrik di pasar, namun di lain sisi investasi pada pembangkit listrik rendah emisi tetap meningkat.

"Kombinasi berbagai teknologi powertrain diperlukan untuk mencapai dekarbonisasi yang sukses dalam dunia di mana lebih dari separuh kendaraan yang diproduksi diperkirakan masih mengandalkan mesin pembakaran pada tahun 2040," demikian pernyataan bersama dari Renault dan Geely, Selasa (04/06/2024).

Bagi Geely, kesepakatan ini menjadi langkah penting dalam ekspansi globalnya, agenda yang juga tengah ditempuh oleh perusahaan-perusahaan China lainnya. Pasalnya, sebelumnya, jenama otomotif Negeri Tirai Bambu ini juga telah menjalin kesepakatan pengembangan mesin hybrid dengan Mercedes-Benz.

Kemitraan dengan Renault yang diberi nama HORSE Powertrain, akan berbasis di London untuk memasok powertrain kepada merek-merek dalam grup perusahaan yang juga mencakup pihak-pihak ketiga seperti Volvo, Proton, Nissan, dan Mitsubishi.

Dengan proyek ini, keduanya memperkirakan akan mencapai pendapatan tahunan sekitar 15 miliar euro atau setara Rp 264,7 triliun, dengan target volume produksi sekitar lima juta unit powertrain per tahun. Meski begitu, detail teknis mesinnya belum banyak dipaparkan oleh keduanya.

Diketahui juga pada minggu ini, perusahaan China yang dikenal getol dengan mobil listriknya, BYD, juga mengumumkan teknologi hybrid baru miliknya, DM Generasi ke-5, yang memiliki konsumsi bahan bakar lebih rendah yang disebut-sebut dapat menjangkau jarak 2.100 km. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Mulai 1 September 2026, petani di Kabupaten Madiun tak lagi bisa menebus pupuk bersubsidi kapan saja sesuai jatah di elektronik Ren…

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sukses melaksanakan panen raya padi pada Musim Tanam (MT) II dengan produktivitas mencapai 11,3 ton per hektare dan harga gabah…

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jumlah penduduk Surabaya dalam pembaruan terbaru berada di kisaran 3 juta jiwa. Guna memastikan kestabilan data tersebut sebagai…

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Petani tembakau di Lamongan bisa tersenyum lebar. Saat panen raya kali ini harga jual tembakau cukup tinggi mencapai Rp 50 ribu…

Berkat Inovasi ‘Besti Pren’, Angka Prevalensi Stunting di Ponorogo Alami Penurunan

Berkat Inovasi ‘Besti Pren’, Angka Prevalensi Stunting di Ponorogo Alami Penurunan

Rabu, 16 Sep 2026 14:42 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mencatat tren positif berkat inovasi ‘Besti Pren’, angka prevalensi stunting di Kab…

Hadapi Cuaca Kering Berdebu, Dinkes Madiun Imbau warga Waspadai ISPA

Hadapi Cuaca Kering Berdebu, Dinkes Madiun Imbau warga Waspadai ISPA

Rabu, 16 Sep 2026 14:35 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki puncak musim kemarau berlangsung kering dan berdebu, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…