Ikut Ciptakan Rendah Emisi, Uji Emisi di Lingkungan Dinas Pemkab Lamongan Dimasifkan

author Muhajirrin

- Pewarta

Rabu, 05 Jun 2024 13:42 WIB

Ikut Ciptakan Rendah Emisi, Uji Emisi di Lingkungan Dinas Pemkab Lamongan Dimasifkan

i

Bupati menempel stiker menandai kendaraan tersebut lolos emisi. SP/ MUHAJIRIN

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebagai upaya untuk ikut mengurangi rendah emisi, Pemkab Lamongan memasifkan gerakan uji emisi, seperti yang dilakukan pada Rabu, (5/6/2024) dengan menguji emisikan kendaraan dinas OPD dan camat di halaman kantor setempat.

Gerakan yang diprakarsai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan bersama UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan tersebut, sudah berhasil menguji emisi 38 unit kendaraan.

Baca Juga: Meski Lapak Hewan Kurban di Lamongan Menurun, Disnakeswan: Masih Surplus

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, uji emisi kendaraan bermotor yang diselenggarakan dalam rangka peringatan hari lingkungan hidup sedunia, merupakan momentum untuk menerapkan budaya hidup rendah emisi di seluruh sektor.

“Momentum lingkungan hidup adalah penyelesaian krisis iklim dengan inovasi dan prinsip keadilan, yang mengandung arti seluruh masyarakat bergandeng tangan menguatkan kolaborasi dalam penyelesaian krisis iklim," ujarnya.

Baca Juga: Ada 1.500 Anak di Laren Ikuti Gebyar Prasiaga PAUD

Untuk mewujudkan misi penyelesaian krisis global sekaligus menjaga kualitas lingkungan hidup, Pemkab Lamongan telah merumuskan arah kebijakan dan langkah strategis diantaranya melalui kebijakan penguatan program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui instruksi No 1 tahun 2023 dengan terwujudnya 38 wilayah proklim di Kabupaten Lamongan.

Kebijakan instruksi No 1, tahun 2024 tentang Pengurangan sampah di sumber sampah seluruh, dengan mengharuskan camat, kades untuk melakukan pengelolaan sampah. Pelaksanaan program green and clean yg telah berlangsung 10 tahun terakhir. Inovasi pengelolaan sampah yang menjadikan lamongan sebagai daerah studi banding banding, hingga lainnya.

Komitmen mewujudkan wilayah yang bersih, indah dan teduh tersebut menunjukan dampak positif bagi daerah yang dibuktikan melalui lingkungan hidup Kabupaten Lamongan di tahun 2023 sebesar 64,27 atau di level sedang. Capaian penanganan sampah mengalami kenaikan dari 26,31% di tahun 2022 menjadi 36,65% di tahun 2023. Sementara langkah pengurangannya 17,51 angka ini Naik yg sebelumnya hanya 13,27%.

Baca Juga: Survei PSDK Unisda, Selain Berpendidikan Warga Inginkan Pemimpin dari Kalangan Santri dan Pesantren

Tidak hanya itu, guna keberlangsungan pengelolaan hidup, Pak Yes menekankan kepala sekolah untuk mengembangkan edukasi sampah dan lingkungan melalui adiwiyata.

“Jadikan Spirit menumbuhkan, meningkatkan kesadaran dan kepedulian, konsisten memperbaiki lingkungan di Lamongan secara berkelanjutan. Terima kasih masyarakat khususnya relawan lingkungan yang membersamai pemerintah dan tanpa henti menggelorakan pelestarian lingkungan,” pungkasnya. jir

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU