Tolak Relokasi ke Liponsos, Warga Eks Stren Kali Jagir Gelar Aksi Cor Kaki di Depan Grahadi

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI .COM, Surabaya - Warga dari kawasan eks stren kali Jagir melakukan aksi protes semen kaki (Cor Kaki) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Kamis, (6/6/2024) siang.

Seperti yang diketahui, sebelumnya mereka telah digusur dari Rusunawa Gunungsari itu melakukan aksi cor kaki sebagai bentuk penolakan relokasi ke Liponsos, yang dinaungi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

Aksi ini dipicu oleh penggusuran yang dialami warga dari Rusunawa Gunungsari, yang diketahui milik Pemprov Jatim, yang mana dikelola oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP Cipta Karya) Provinsi Jawa Timur.

Warga yang merasa diabaikan oleh pemerintah menolak untuk dipindahkan ke Liponsos yang dianggap tidak layak.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya yang mendampingi warga tersebut mengungkapkan bahwa aksi cor kaki ini merupakan bentuk akumulasi dari kebuntuan berbagai upaya penyelesaian masalah yang belum mendapatkan perhatian dari Pemprov Jatim.

Warga yang terdampak penggusuran ini saat ini memilih menginap di tenda yang dibangun di pendopo halaman Rusunawa Gunungsari.

Selain itu, mereka juga mengaku mendapatkan perlakuan represif, termasuk pemutusan aliran air yang digunakan untuk mandi dan perusakan tenda perjuangan oleh orang tidak dikenal.

"Perlakuan ini diperparah dengan pengabaian terhadap kelompok rentan seperti perempuan, anak, dan lansia yang masih bertahan di pendopo," ungkap Habibus Shallihin Kepala Bidang Advokasi LBH Surabaya, dari keterangannya yang diterima Surabaya Pagi, Kamis, (6/6/2024).

Menurutnya, tindakan Pemprov ini dianggap mengabaikan hak-hak warga ini bertentangan dengan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, pasal 28 H ayat (1), serta Undang Undang nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, pasal 40, yang mengatur hak atas tempat tinggal dan kehidupan yang layak.

Dalam aksi tersebut, mereka menyatakan beberapa tuntutan utama diantaranya menolak relokasi ke Liponsos Surabaya karena berdampak pada akses pendidikan anak, pekerjaan, kesejahteraan, kesehatan, dan tempat tinggal yang layak.

Selanjutnya, mereka juga meminta agar warga eks stren kali Jagir yang terdampak pengusiran dapat kembali menempati unit di Rusunawa Gunungsari. Serta meminta keringanan pembayaran tunggakan sewa Rusunawa Gunungsari.

Tak hanya itu, mereka juga menuntut evaluasi pengelolaan Rusunawa Gunungsari yang telah dihuni oleh warga yang tergolong secara ekonomi mampu, kaya, dan bukan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Aksi cor kaki ini juga dimaknai sebagai simbol perlawanan dan keteguhan warga untuk terus berjuang hingga semua warga bisa kembali ke hunian yang layak. Yang mana, warga akan terus menuntut tanggung jawab negara dan bertekad tidak akan mundur sampai masalah ini terselesaikan.Ain

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…