Uri-uri Budaya Desa Watugolong di Suguhi Wayang Gagrak Porongan

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pertunjukan pagelaran wayang kulit Gagrak Porongan (wayang kulit ciri khas Sidoarjo), mengawali road show perdana di 12 desa di Sidoarjo. SP/ HIKMAH
Pertunjukan pagelaran wayang kulit Gagrak Porongan (wayang kulit ciri khas Sidoarjo), mengawali road show perdana di 12 desa di Sidoarjo. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Desa Watu Golong Kecamatan Krian bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Sidoarjo, menggelar pertunjukan pagelaran wayang kulit Gagrak Porongan (wayang kulit ciri khas Sidoarjo), mengawali road show perdana di 12 desa di Sidoarjo.

Wayang kulit Gagrak Porongan salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang sarat dengan berbagai makna. Dengan tujuan melestarikan budaya lokal (local wisdom) agar tidak pernah pudar digilas budaya luar di era global ini.

Untuk itulah warga Desa Watu Golong di suguhi puncak acara pagelaran wayang kulit dengan lakon "Sang Gunawan Brubuh Ngalengka", yang dimainkan oleh Ki Dalang Slamet Darmawani di pendapa Balai Desa Watu Golong di hadiri sekitar seribuan warga desa dan masyarakat di sekitarnya.

Slamet Handoyo Kepada Desa Watu Golong mengatakan karena ini sesuai itikat melanggengkan kebudayaan Dikbud Pemkab Sidoarjo Maka dibuat pagelaran wayang kulit gagrak (versi) porongan karena kita utamakan itu dalang dari lokal. Jadi dalang lokal inilah yang kita tonjolkan supaya lebih dikenal masyarakat.

"Alhamdulillah untuk uri uri budaya menghidupkan budaya tradisi dari para leluhur melalui budaya Wayang Gagrak Porongan," tandasnya, Minggu (09/06/2024).

Sidoarjo ini memang banyak yang ahlinya dalam seni dan budaya. Makanya itu saya dukung dengan melestarikan pagelaran wayang kulit gagrak porongan menampilkan kesenian wayang yang asli gaya Sidoarjoan

"Saat ini bisa dikatakan jaman millenium semua serba canggih, tapi jangan sampai kebudayaan asli Sidoarjo bagian dari kebudayaan nusantara punah tergerus oleh kemajuan teknologi maka dari itu kita mengadakan kegiatan seperti ini untuk melestarikan kebudayaan lokal bagian dari keaneka ragaman nusantara," tandas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Sidoarjo, Tirto adi.

Pada pagelaran wayang gagrak porongan yang dibawakan oleh Ki Dalang Slamet Darmawan ternyata sangat menarik yakni menceritakan Gunawan Wibisono itu adik Rahwana yang bungsu, dan satu satunya yang berwujud manusia.

Nah selanjutnya Rahwana atau Dasamuka, menculik Sinta, istri Raden Rama Wijaya artinya Rahwana telah berbuat salah.

Wibisono yang menjunjung tinggi kebenaran ini segera protes. Ia segera mengingatkan Rahwana namun di jawab dengan kemurkaan.
Meski Negerinya bakal terjadi perang besar, Gunawan Wibisono yang teguh kebenaran dengan kesaktiannya segera nyeberang selat ke pihak untuk membantu Rama. Hdk/hik

Berita Terbaru

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…

Rupiah Terjun ke Level Rp18 Ribu, Pedagang di Pasar Surabaya Ngeluh Merugi

Rupiah Terjun ke Level Rp18 Ribu, Pedagang di Pasar Surabaya Ngeluh Merugi

Minggu, 07 Jun 2026 14:34 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang menembus level Rp18.000 menjadi sorotan. Bahkan, sejumlah…

Destinasi Ranu Regulo Jadi Spot Favorit Berkemah di TNBTS dengan View Danau

Destinasi Ranu Regulo Jadi Spot Favorit Berkemah di TNBTS dengan View Danau

Minggu, 07 Jun 2026 13:21 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 13:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Bagi para pecinta aktivitas berkemah saat berlibur atau berakhir pekan, wajib mengunjungi Ranu Regulo yang saat ini menjadi…