Swasembada Pangan, Petani di Batu Dapat Pupuk Subsidi Tambahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani sedang memupuk tanamannya. SP/ BTU
Ilustrasi. Petani sedang memupuk tanamannya. SP/ BTU

i

SURABAYAPAGI.com, Batu - Alokasi pupuk subsidi di Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mendapat jatah tambahan. Tentu hal itu dapat mendukung swasembada pangan di sekitarnya hingga nasional yang bisa dimanfaatkan oleh petani. 

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu pun berupaya memaksimalkan serapan pupuk subsidi yang dialokasikan. Diketahui, alokasi pupuk subsidi masih didominasi Kecamatan Junrejo. Sementara yang paling sedikit mendapatkan alokasi adalah Kecamatan Bumiaji, dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya jumlah komoditas sasaran subsidi yang ditanam.

"Turunnya tambahan ini memang baru Mei kemarin. Jadi, harus kejar lagi di semester kedua. Nanti sampai akhir tahun masa tanam kedua dan tiga," terang Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu Puspa Permanasari, Minggu (23/06/2024).

Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu Puspa Permanasari membeberkan, pupuk subsidi Urea di tiga kecamatan sebelumnya 244 ton. Kini jumlahnya menjadi 418 ton. Sedangkan NPK yang semula 246 ton menjadi 526 ton.

"Semua masih di bawah RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani). Karena alokasinya bertambah, maka hitungan serapan yang sebelumnya sudah 33 persen jadi 18 persen," jelasnya.

Untuk diketahui, 85 persen pertanian subsidi didominasi hortikultura. Pada ketentuan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 1 tahun 2024 tentang pupuk subsidi, ada 9 komoditas tanaman pangan yang mendapat jatah subsidi.

Namun, hanya bawang dan cabai yang mayoritas ditanam di sejumlah lahan hortikultura di Kota Batu. Sehingga tak semua pertanian mendapatkan subsidi pupuk.

Diupayakan, untuk alokasi masing-masing kecamatan tidak timpang serta sesuai dengan yang dibutuhkan petani di bawah binaan dinas melalui kelompok tani. btu-01/dsy

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…