Neta S Station Wagon Dilengkapi Sistem ADAS, Makin Menggoda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Produk mobil listrik terbaru di pasar China, Neta S yang sudah menggunakan sistem ADAS. SP/ JKT
Produk mobil listrik terbaru di pasar China, Neta S yang sudah menggunakan sistem ADAS. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Salah satu produk mobil listrik terbaru di pasar China, Neta S yang bergaya station wagon itu dibangun diatas platform Shanhai 2.0 terdapat sensor LiDAR yang terpasang di atap, menandai penerapan teknologi ini di model Neta. Sensor meningkatkan keamanan kendaraan dengan sistem bantuan pengemudi lanjutan (ADAS) yang lebih komprehensif dan akurat, Minggu (07/07/2024).

Dari segi ukuran, mobil listrik ini memiliki panjang 4.980 mm, lebar 1.980 mm, dan tinggi 1.480 mm, dengan jarak sumbu roda 2.980 mm. Alias 30 mm lebih tinggi dari versi sedan.

Desain eksteriornya mencakup daytime running light LED yang tipis, mirip dengan mata kucing yang menyipit, ditempatkan di atas segmen yang biasanya menjadi area intake namun berfungsi sebagai lampu utama. Ada juga grille di underlips. Bentuk depannya mengingatkan pada hidung pesawat atau mobil sport Jepang dengan ujung yang mencuat. 

Neta S Station wagon yang tertangkap kamera tampak menggunakan pelek berukuran 19 inci. Model palangnya tertutup, khas kendaraan listrik untuk memastikan aerodinamika, sekaligus memberikan tampilan futuristik. Ban yang digunakan adalah merek Giti. Kabarnya, Neta juga menawarkan opsi pelek 20 inci dengan ban Michelin.

Sama seperti versi sedan, terdapat gagang pintu yang bisa ditarik ke dalam atau retractable. Bagian depannya mirip dengan sedan S. Namun, setelah pilar C, terdapat perubahan signifikan.

Menariknya, di sisi penumpang depan juga terpasang layar 12,3 inci. Untuk kemudahan informasi pengemudi, mobil ini dilengkapi dengan AR-HUD. Pemindah gigi terletak di belakang kemudi. Secara keseluruhan, dasbor memiliki desain yang sangat minimalis dan elegan, karena hampir tidak ada tombol fisik selain di setir.

Dari segi mekanis, Neta S wagon ditawarkan dalam dua pilihan. Versi motor tunggal di gardan belakang memiliki tenaga 200 kW atau 268 hp. Ada juga versi penggerak empat roda dengan dua motor listrik yang menghasilkan tenaga 370 kW atau 496 hp.

Tipe EREV atau PHEV juga tersedia. Merupakan kombinasi dari motor listrik di roda belakang dengan tenaga 268 hp dan mesin konvensional 1,5 liter dengan tenaga 95 hp yang berfungsi sebagai generator listrik untuk baterai. Neta menyediakan dua pilihan baterai dengan kapasitas 31,7 kWh dan 43,9 kWh.

Sebagai informasi, untuk produksi pabrikan mobil China itu, untuk varian tertingginya, Neta S Hunting Edition, mengadopsi desain keseluruhan dari versi sedan Neta S. Sedangkan diperkirakan, harganya akan akan dimulai dari $20.600 atau sekitar Rp 337 juta, dengan pengiriman unit yang dijadwalkan pada bulan September.

Dikabarkan, produsen akan memasarkan produk ini di pasar domestik Tiongkok terlebih dahulu. Sedangkan untuk pasar eksternal seperti Indonesia, waktu peluncurannya masih belum diketahui. jk-02/dsy

Berita Terbaru

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas ekspor bawang merah Brebes ke Thailand dari fasilitas Controlled Atmosphere Storage…

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Pusat melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perpajakan menyerahkan…

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang selama ini menjadi tanggungan pemerintah daerah (Pemda),mulai tahun depan dan…

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Kajari Surabaya Yth, Praktisi hukum banyak yang kenal jaksa itu mengemban Dominus Litis. Ini asas hukum dari bahasa Latin yang berarti “penguasa perkara” atau …

Menteri Siapkan UMKM Ikuti Aturan Wajib Halal

Menteri Siapkan UMKM Ikuti Aturan Wajib Halal

Selasa, 15 Sep 2026 07:08 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman akan menyiapkan kebijakan khusus bagi UMKM dalam menghadapi aturan wajib h…

Sebelum Dicopot, Purbaya Bilang Ada Oknum Pajak Bermain

Sebelum Dicopot, Purbaya Bilang Ada Oknum Pajak Bermain

Selasa, 15 Sep 2026 07:05 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa,sebelum dicopot, sempat bilang mencurigai ada oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang …