Neta S Station Wagon Dilengkapi Sistem ADAS, Makin Menggoda

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 07 Jul 2024 11:35 WIB

Neta S Station Wagon Dilengkapi Sistem ADAS, Makin Menggoda

i

Produk mobil listrik terbaru di pasar China, Neta S yang sudah menggunakan sistem ADAS. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Salah satu produk mobil listrik terbaru di pasar China, Neta S yang bergaya station wagon itu dibangun diatas platform Shanhai 2.0 terdapat sensor LiDAR yang terpasang di atap, menandai penerapan teknologi ini di model Neta. Sensor meningkatkan keamanan kendaraan dengan sistem bantuan pengemudi lanjutan (ADAS) yang lebih komprehensif dan akurat, Minggu (07/07/2024).

Dari segi ukuran, mobil listrik ini memiliki panjang 4.980 mm, lebar 1.980 mm, dan tinggi 1.480 mm, dengan jarak sumbu roda 2.980 mm. Alias 30 mm lebih tinggi dari versi sedan.

Baca Juga: Italia dan Spanyol Kompak Dukung Tarif UE Soal Impor EV China

Desain eksteriornya mencakup daytime running light LED yang tipis, mirip dengan mata kucing yang menyipit, ditempatkan di atas segmen yang biasanya menjadi area intake namun berfungsi sebagai lampu utama. Ada juga grille di underlips. Bentuk depannya mengingatkan pada hidung pesawat atau mobil sport Jepang dengan ujung yang mencuat. 

Neta S Station wagon yang tertangkap kamera tampak menggunakan pelek berukuran 19 inci. Model palangnya tertutup, khas kendaraan listrik untuk memastikan aerodinamika, sekaligus memberikan tampilan futuristik. Ban yang digunakan adalah merek Giti. Kabarnya, Neta juga menawarkan opsi pelek 20 inci dengan ban Michelin.

Sama seperti versi sedan, terdapat gagang pintu yang bisa ditarik ke dalam atau retractable. Bagian depannya mirip dengan sedan S. Namun, setelah pilar C, terdapat perubahan signifikan.

Baca Juga: Toyota Prius PHEV Meluncur, Solusi Baru Beyond Zero Emission

Menariknya, di sisi penumpang depan juga terpasang layar 12,3 inci. Untuk kemudahan informasi pengemudi, mobil ini dilengkapi dengan AR-HUD. Pemindah gigi terletak di belakang kemudi. Secara keseluruhan, dasbor memiliki desain yang sangat minimalis dan elegan, karena hampir tidak ada tombol fisik selain di setir.

Dari segi mekanis, Neta S wagon ditawarkan dalam dua pilihan. Versi motor tunggal di gardan belakang memiliki tenaga 200 kW atau 268 hp. Ada juga versi penggerak empat roda dengan dua motor listrik yang menghasilkan tenaga 370 kW atau 496 hp.

Tipe EREV atau PHEV juga tersedia. Merupakan kombinasi dari motor listrik di roda belakang dengan tenaga 268 hp dan mesin konvensional 1,5 liter dengan tenaga 95 hp yang berfungsi sebagai generator listrik untuk baterai. Neta menyediakan dua pilihan baterai dengan kapasitas 31,7 kWh dan 43,9 kWh.

Baca Juga: IMOTO Kenalkan Konsep Motor Listrik VISION.ev, Siap Jualan di 2025

Sebagai informasi, untuk produksi pabrikan mobil China itu, untuk varian tertingginya, Neta S Hunting Edition, mengadopsi desain keseluruhan dari versi sedan Neta S. Sedangkan diperkirakan, harganya akan akan dimulai dari $20.600 atau sekitar Rp 337 juta, dengan pengiriman unit yang dijadwalkan pada bulan September.

Dikabarkan, produsen akan memasarkan produk ini di pasar domestik Tiongkok terlebih dahulu. Sedangkan untuk pasar eksternal seperti Indonesia, waktu peluncurannya masih belum diketahui. jk-02/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU