BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Gandeng Anggota DPR RI Sosialisasi Program Jaminan Sosial

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala BPJamsostek Mojokerto Zulkarnain Mahading saat memberikan sosilaisasi manfaat jamsos ketenagakerjaan
Kepala BPJamsostek Mojokerto Zulkarnain Mahading saat memberikan sosilaisasi manfaat jamsos ketenagakerjaan

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Mojokerto melaksanakan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan bersama anggota komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, Senin (8/7/2024).

Sosialisasi yang digelar di Balai Desa Plososari Kecamatan Puri dan Desa Pagerluyung Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto ini diikuti total 600 peserta.

Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan cakupan kepesertaan program Bukan Penerima Upah (BPU) pada tenaga kerja sektor informal. Kegiatan itu berlangsung  kerjasama dengan tokoh masyarakat melalui mekanisme sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, Zulkarnain Mahading, menyampaikan terimakasih atas dukungan Komisi IX DPR RI yang selama ini ikut aktif mendorong masyarakat pekerja agar mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

"Kami beserta para legislator di DPR RI mengajak pekerja sektor informal ikut menjadi anggota BPJS ketenagakerjaan dengan berbagai program dan manfaatnya. Alhamdulillah, kali ini kami didukung oleh Anggota komisi IX DPR RI, Yahya Zaini," ungkapnya.

Zul menjelaskan, dengan hanya membayar iuran Rp16.800,- setiap bulan, jika pekerja mengalami kecelakaan kerja, seluruh biaya pengobatan ditanggung penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan, diberikan biaya pengangkutan ke rumah sakit, ada santunan cacat, dan uang pengganti upah Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB).

"Pekerja informal masih belum banyak terlindungi. Mereka banyak berada di desa, di pasar, di UKM dan ekosistem lainnya. Kita tidak bisa jalan sendiri untuk sosialisasi, maka hari ini kita gandeng tokoh masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Yahya Zaini memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto dalam memperluas cakupan kepesertaan BPU. 

Yahya mengatakan pihaknya bakal mendorong pemerintah untuk segera merealisasikan skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi pekerja rentan.

"Pekerja sektor informal memiliki peran penting dalam pergerakan roda perekonomian. Sehingga patut mendapatkan perhatian dan prioritas terkait keselamatan kerja bagi mereka,” pungkasnya. Dwi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…