Kota Madiun Dapat Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi Jenis Urea

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kota Madiun mendapatkan tambahan alokasi pupuk bersubsidi jenis urea sebanyak 266,1 ton dari sebelumnya pada awal tahun 2024 sebanyak 367,4 ton sehingga total pupuk subsidi urea yang diterima petani di daerah itu mencapai 633,5 ton.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun Totok Sugiarto mengatakan penambahan subsidi dilakukan oleh pemerintah untuk membantu petani agar tidak kesulitan dalam menggarap sawah.

"Pemerintah pusat berharap dengan adanya penambahan alokasi pupuk subsidi itu bisa mengoptimalkan produksi pertanian. Selain itu, juga bisa meringankan beban petani dan meningkatkan hasil panen pertanian," ujarnya, Kamis (11/7).

Ia menilai dengan adanya penambahan alokasi pupuk subsidi tersebut, petani diharapkan tidak lagi kesulitan saat proses pemupukan.

Tak hanya pupuk subsidi urea, petani Kota Madiun juga mendapat tambahan pupuk subsidi jenis NPK. Adapun alokasi pupuk NPK naik dari 184,7 ton menjadi 543,3 ton.

Totok menjelaskan alokasi jatah pupuk subsidi akan diserahkan kepada 1.266 petani yang masuk dalam kelompok tani di Kota Madiun. Rinciannya, 643 petani di wilayah Kartoharjo, 348 petani wilayah Manguharjo dan 275 petani di wilayah Kecamatan Taman.

Lebih lanjut, jatah pupuk subsidi itu kemungkinan akan disalurkan ke kelompok tani pada musim tanam ketiga tahun ini. Untuk itu, DKPP juga masih menunggu instruksi penyaluran dari pemerintah pusat.

"Harapan kita pada musim tanam ketiga, pupuk subsidi sudah bisa disalurkan. Jadi, bisa digunakan untuk musim tanam berikutnya, karena saat ini saja sudah musim tanam dan sebentar lagi pemupukan," katanya. Md-01/ham

Berita Terbaru

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pengaturan pola kerja aparatur sipil negara (ASN) menjelang Hari Raya Idul Fitri 2…

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

RENCANA pemindahan pusat pemerintahan atau ibu kota Kabupaten Mojokerto ke Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, sejak awal diposisikan sebagai salah satu program…

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…