Sosialisasi Cegah Kekerasan Anak, Beginilah Harapan Ketua HIMPSI Kab. Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan keempat (Dinsos P3A) Sosialisasi cegah kekerasan dan perkawinan anak di Balai Desa Kalimook  Kec. Kalianget Kab. Sumenep (ft. Ainur Rahman/ SP)
Kegiatan keempat (Dinsos P3A) Sosialisasi cegah kekerasan dan perkawinan anak di Balai Desa Kalimook  Kec. Kalianget Kab. Sumenep (ft. Ainur Rahman/ SP)

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Program kegiatan Talkshow yang diselenggarakan Dinsos P3A Kab. Sumenep, mendapat tanggapan positif dari Ketua Himpunan Psikologi (HIMPSI) kab. Sumenep, DR. Zam-Zami Sabiq, M. Psi,

Seusai memberikan materi dihadapan para peserta workshop keliling, Dr.Zam-zami Sabig ditemui reporter Surabaya pagi.com di Balai Desa Kalimook kecamatan Kalianget Sumenep.

Kepada reporter, pemateri asal bluto itu mengaku sangat mengapresiasi langkah Dinas dalam menggelar kegiatan yang digelar oleh (Dinsos P3A) prihal Sosialisasi Cegah kekerasan dan Perkawinan anak.

Menurutnya, Kegiatan tolkshow pelembagaan pada pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Kab. Sumenep, memiliki peran dominan untuk melakukan dan memberikan perlindungan terhadap masyarakat di Kab. Sumenep. Jelasnya

Ia menjelaskan, kegiatan bermanfaat dan berdampak kepada masyarakat luas harus terus disosialisasikan, mengingat banyak positifnya kepada masyarakat,  tentu dalam hal ini perlu adanya suffort dari berbagai kalangan, yakni, Bupati Sumenep, tokoh agama dan tokoh masyarakat di desa yang ada di Kab. Sumenep. Jelasnya

Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis tanggal 18 Juli 2024 pukul 09.00 S/d 12.00 Wib. di hadiri oleh Kepala Desa dan Perangkat desa, para tokoh perwakilan dari RT/RW setempat.

Sementara, Kepala Bidang Perlindungan Anak, dr. Dwi Regnani, M.Si., M.Kes,  mengatakan, bahwa kegiatan digelar secara maraton di lima kecamatan yang ada di Kab. Sumenep.

Keberlangsungan kegiatan workshop itu, kata dia, berjalan setiap tahun dengan titik kordinat sesuai dengan data yang di peroleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Sumenep, terkait pencegahan kekerasan anak dan pernikahan anak di bawah  umur. Jelasnya

" Jadi, Melalui program pemerintah daerah Kab. Sumenep, kegiatan diarahkan kepada titik yang rawan akan terjadinya kekerasan anak dan pernikahan dibawah umur, yang didapat dari Badan Pusat Statistik (BPS) kab. Sumenep" 

Pemerintah akan terus melakukan sosialisasi cegah kekerasan anak dan pernikahan dibawah umur tujuannya untuk meminimalisir angka perceraian dan terciptanya disharmoni keluarga. Pungkasnya

Sementara, Penyuluh Muda Kemenaq, Kab. Sumenep, Ahmad Hudaifah S.Sos MH, menyampaikan pentingnya merawat dan memberikan kesadaran mental kedua orang tua, untuk tidak mensegerakan pernikahan anaknya yang masih di bawah umur.

Makanya, program pemerintah, terkait usia matang anak baik laki -laki dan perempuan itu minimal 19 tahun, jadi usia kematangan itu kata dia, sebagai gambaran wujud kedewasaan seseorang, dan sudah memiliki tanggung jawab.

Jadi, kata dia, anak itu sudah dikatakan siap menikah apabila sudah memiliki rasa tanggungjawab, itulah pentingnya Undang-undang itu diterapkan sebagai acuan untuk mencegah dan meminimalisir angka perceraian dan kekerasan terhadap anak. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…

Rupiah Terjun ke Level Rp18 Ribu, Pedagang di Pasar Surabaya Ngeluh Merugi

Rupiah Terjun ke Level Rp18 Ribu, Pedagang di Pasar Surabaya Ngeluh Merugi

Minggu, 07 Jun 2026 14:34 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang menembus level Rp18.000 menjadi sorotan. Bahkan, sejumlah…

Destinasi Ranu Regulo Jadi Spot Favorit Berkemah di TNBTS dengan View Danau

Destinasi Ranu Regulo Jadi Spot Favorit Berkemah di TNBTS dengan View Danau

Minggu, 07 Jun 2026 13:21 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 13:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Bagi para pecinta aktivitas berkemah saat berlibur atau berakhir pekan, wajib mengunjungi Ranu Regulo yang saat ini menjadi…