DPRD Lamongan Setujui RPKU APBD dan KUA PPAS Tahun Anggaran 2024

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Lamongan H. Abdul Ghofur menyerahkan berita acara persetujuan kepada bupati
Ketua DPRD Lamongan H. Abdul Ghofur menyerahkan berita acara persetujuan kepada bupati

i

SURABAYAPAGI COM, Lamongan - Bertempat di gedung Paripurna, DPRD Lamongan akhirnya menyetujui rancangan perubahan kebijakan umum APBD, dan rancangan perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara (KUA PPAS) tahun anggaran 2024, dalam rapat Paripurna, Senin (29/7/2024).

Rapat paripurna yang langsung dipimpin oleh ketua DPRD, H. Abdul Ghofur tersebut berlangsung sangat khidmat, dan dihadiri mayoritas anggota DPRD dari 7 fraksi, yakni Fraksi PKB, Fraksi Demokrat, Fraksi PDIP, Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, dan Fraksi Gabungan (PPP, NasDem dan Perindo).


Telah disetujuinya RPKU APBD dan KUA PPAS tersebut seperti disampaikan oleh H. Abdul Ghofur bagian dari komitmen DPRD, sebagai wakil rakyat untuk memastikan kelangsungan dan keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Lamongan. 

"Alhamdulillah hari ini, kami di DPRD Lamongan telah sah menyetujui RPKU APBD dan KUA PPAS tahun 2024, semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat," kata Kaji Ghofur pria yang juga politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan.

 

Sri Setyowati Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Lamongan menyampaikan, pemerintah daerah diminta untuk lebih menggali potensi pendapatan lainnya. 

Untuk penggalian potensi itu kata politisi Partai Demokrat ini, tidak hanya mengandalkan pendapatan dari BLUD, serta lebih memaksimalkan kinerja dari perangkat daerah penghasil lainnya guna meningkatkan PAD Kabupaten Lamongan terutama pada sektor pajak dan retribusi.

"Pemerintah daerah harus terus berusaha meningkatkan pendapatan daerah dari sektor lain yang berpotensi, dan tidak hanya mengandalkan pendapatan dari BLUD," ungkapnya.


Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menanggapi telah disetujuinya rancangan perubahan KUA PPAS ppas dan perubahan APBD Tahun Anggaran 2024 ini, mengharapkan sinergi pembangunan di Kabupaten Lamongan semakin tinggi. 

"Dengan perubahan yang tentu telah melewati rangkaian pembahasan, diharapkan mampu memacu roda pembangunan di Kabupaten Lamongan," tuturnya.


Selanjutnya orang nomor satu di Kota Soto memaparkan hasil pembahasan  rancangan perubahan kebijakan umum APBD dan rancangan perubahan KUA ppas sementara tahun 2024, pada pendapatan daerah setelah perubahan diproyeksikan sebesar Rp 3,5 triliun.

Proyeksi ini lanjutnya, mengalami peningkatan sebesar Rp 79,9 miliar atau sekitar 2,31 persen. "Ada kenaikan Rp 79,9 miliar atau sekitar 2,31 persen," ungkap Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini mengatakan.


Sedangkan pada belanja daerah lanjutnya,  diproyeksikan sebesar Rp3,4 triliun, atau lengkapnya Rp 3 triliun 493 miliar 628 juta 107 ribu 241 rupiah, sehingga didapati surplus sebesar Rp 53, 8, dengan peningkatan Rp 72,4 miliar. jir

Berita Terbaru

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …