Dinkes Jatim Buka Suara Soal Kontroversi Kontrasepsi untuk Remaja

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. dr. Erwin Astha Triyono
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. dr. Erwin Astha Triyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kebijakan pemerintah pusat mengenai penyediaan alat kontrasepsi untuk remaja yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024, kembali memantik perdebatan publik.

Pasal 103 ayat (4) butir “e” dalam PP tersebut, yang fokus pada upaya kesehatan sistem reproduksi untuk anak usia sekolah dan remaja, menegaskan pentingnya penyediaan alat kontrasepsi.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. dr. Erwin Astha Triyono, menyatakan bahwa pihaknya akan mendukung kebijakan ini, namun dengan catatan bahwa penerapannya harus dilakukan dengan bijaksana dan mempertimbangkan berbagai aspek penting.

"Kami akan mengikuti kebijakan pusat, tetapi kita juga harus realistis dalam menerapkannya di lapangan. Isunya memang krusial karena terkait dengan kesehatan remaja kita. Namun, cara menerapkannya perlu dipertimbangkan secara matang," ujar Erwin saat diwawancarai Surabaya Pagi, pada Kamis, 8 Agustus 2024.

Erwin menekankan bahwa kebijakan ini harus dilihat dari dua sudut pandang utama, yakni aspek medis dan sosial.

"Penting bagi kita untuk memastikan bahwa kebijakan ini aman dari segi medis dan dapat diterima oleh masyarakat. Kebijakan ini tidak boleh diterapkan secara kaku, tapi perlu disesuaikan dengan kondisi di lapangan," tambahnya.

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan bahwa koordinasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur masih dalam tahap awal. Mereka masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait implementasi kebijakan ini.

"PP-nya baru saja dikeluarkan. Kami masih menunggu Surat Keputusan dari Menteri Kesehatan serta Peraturan Menteri Kesehatan yang lebih rinci. Kami akan memberikan informasi lebih lanjut setelah ada perkembangan," jelasnya.

Erwin juga menyoroti bahwa pemberian kontrasepsi kepada remaja tidak bisa dipukul rata sebagai kebijakan umum.

"Setiap kasus harus dilihat secara individual. Misalnya, dalam kasus pernikahan dini, kontrasepsi bisa sangat penting untuk menunda kehamilan hingga sang ibu siap secara fisik. Kebijakan ini harus diterapkan dengan pemahaman yang mendalam dan pertimbangan yang matang," ucap Erwin.

Kedepan, Dinkes Jatim berharap agar kebijakan ini bisa dilihat sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan generasi muda, dan bukan hanya sekadar alat kontrol populasi.

"Kami akan terus mengawal kebijakan ini dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa penerapannya dapat berjalan sesuai dengan tujuan awal, yakni melindungi kesehatan reproduksi anak usia sekolah dan remaja dengan cara yang paling aman dan bijaksana," pungkasnya. Lna

Berita Terbaru

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar mendeportasi seorang Warga Negara Jepang (WNJ) berinisial MI setelah yang bersangkutan diketahui mengalami…

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…