Pemkot Surabaya Resmikan Sekolah Bibit Unggul, Wujud Nyata Komitmen Pendidikan untuk Semua

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meluncurkan inisiatif baru di bidang pendidikan dengan meresmikan Sekolah Bibit Unggul, sebuah program inovatif yang dirancang untuk memberikan kesempatan belajar bagi generasi muda dari berbagai latar belakang sosial. Sekolah yang berlokasi di Kalijudan ini resmi dibuka pada Senin pagi oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, sebagai bagian dari upaya Pemkot untuk mencetak pemimpin masa depan yang unggul tanpa batasan sosial dan ekonomi.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam sambutannya menekankan bahwa Sekolah Bibit Unggul ini akan menjadi rumah bagi anak-anak Surabaya yang siap ditempa menjadi pemimpin yang berkualitas.

“Kami ingin menciptakan sebuah lingkungan di mana anak-anak dari berbagai latar belakang bisa belajar dan berkembang bersama. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mematahkan stigma bahwa hanya mereka yang berasal dari keluarga mampu yang bisa meraih kesuksesan,” ujar Eri.

Ia menambahkan bahwa program ini menargetkan anak-anak dari keluarga miskin dan rentan di Surabaya, yang akan mendapatkan pendidikan tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga pendidikan karakter dan kebangsaan.

"Di sini, mereka akan diajarkan untuk saling mendukung sebagai satu keluarga besar, memupuk rasa empati, kepemimpinan, dan kerja sama," tambahnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Anna Fajriatin, mengungkapkan bahwa Sekolah Bibit Unggul ini dirancang untuk memberikan fasilitas yang lengkap dan komprehensif bagi para penghuninya.

“Saat ini, ada 138 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya yang tinggal di asrama ini. Mereka mendapatkan fasilitas lengkap mulai dari tempat tidur, sarana olahraga seperti lapangan futsal dan basket, hingga ruang kelas dan akses internet,” jelas Anna.

Anna juga menekankan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan soft skill, seperti kemampuan kepemimpinan, kerja tim, dan empati.

Sekolah Bibit Unggul ini juga membuka pintunya untuk berbagai kelompok rentan, termasuk anak-anak penyandang disabilitas, lansia, dan mereka yang kehilangan orang tua.

"Di sini, kami memiliki 51 anak yang tidak memiliki orang tua, serta 25 lansia yang sebelumnya tidak tertampung di Jambangan," ungkap Anna.

Kegiatan di Rumah Bibit Unggul ini juga dirancang untuk menumbuhkan kemandirian dan tanggung jawab di kalangan penghuni asrama. Program-program yang berjalan saat ini meliputi pelatihan kebersihan, kemandirian, dan program pendidikan di bidang kebidanan yang bekerja sama dengan STIKES Surabaya.

“Kami ingin mereka siap menghadapi dunia nyata dengan bekal yang memadai, baik secara akademik maupun karakter,” tegas Anna.

Dengan adanya Sekolah Bibit Unggul, Pemkot Surabaya berharap dapat mencetak generasi pemimpin yang memiliki karakter kuat, berdaya saing tinggi, dan mampu bersaing di kancah global tanpa harus dibatasi oleh latar belakang sosial atau ekonomi. Ini adalah langkah nyata dari Pemkot Surabaya untuk mewujudkan visi pendidikan inklusif dan berkeadilan bagi seluruh warganya. Zis

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…