Pelaporan Oknum Camat dan Kades ke Bawaslu

Pelapor Menduga Bawaslu Lamongan Melakukan Malpraktek Prosedur Penanganan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelapor saat menanyakan laporannya ke kantor Bawaslu dan ditemui oleh Staf Bawaslu Robet, karena komisioner Bawaslu tengah ikut menerima pendaftaran Yuhronur Efendi - Dirham Akbar Aksara ke kantor KPUD Lamongan. SP/ MUHAJIRIN
Pelapor saat menanyakan laporannya ke kantor Bawaslu dan ditemui oleh Staf Bawaslu Robet, karena komisioner Bawaslu tengah ikut menerima pendaftaran Yuhronur Efendi - Dirham Akbar Aksara ke kantor KPUD Lamongan. SP/ MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pelaporan adanya dugaan oknum camat dan kades, yang melakukan deklarasi dukungan ke calon bupati petahana Yuhronur Efendi, di wilayah Kecamatan Ngimbang, diduga kuat pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lamongan, melakukan malpraktek prosedur penanganan.

Hal itu disampaikan oleh Mohammad Syamsudin Abdillah kepada surabayapagi.com Jum'at (30/8/2024), setelah sehari sebelumnya pada Kamis sore (29/8/2024)  bersambang ke Bawaslu untuk menanyakan kelanjutan laporan nya yang  sudah dua Minggu tidak ada kelanjutan prosedural yang dilakukan pihak Bawaslu.

Disebutkan olehnya, dalam laporan dan aduan oleh masyarakat pihak Bawaslu tidak boleh menolak, tapi harus menerima dengan melakukan kajian terhadap laporan itu hingga diputuskan dalam pleno.

Namun lanjutnya, Bawaslu Lamongan sangat kuat terindikasi tidak melakukan proses prosedural itu, salah satunya memberikan surat resmi kepada pelapor sesuai dalam ketentuan nya adalah selambat-lambatnya dua hari, ketika ada persyaratan formil dan material yang belum terpenuhi sehingga bisa dipenuhi oleh pelapor.

Tapi faktanya hal itu tidak dilakukan, namun selang hampir satu Minggu pelapor mendapatkan informasi ada pelapor lain yang melaporkan kasus yang sama dan bukti yang sama diterima oleh Bawaslu.

"Bahkan pelapor lain ini mengatakan tahapan prosedural salah satunya surat jawaban dari Bawaslu, tapi itu tidak diberlakukan ke saya tapi ke orang lain, padahal obyek pelaporannya sama, dan buktinya juga sama, ini namanya Bawaslu tebang pilih dan kelihatan tidak profesional," ujarnya

Mestinya dengan muda paska laporan tanggal 15 Agustus 2024, kalau dirasa bukti formil dan material belum cukup, maka pihak Bawaslu harus berkirim surat ke pelapor, untuk melengkapinya tapi hal itu tidak dilakukannya.

Artinya apa lanjut dia, Bawaslu melakukan pembohongan publik, katanya akan melakukan kajian atas laporan ini, nyatanya sampai saat ini tidak ada satupun proses prosedural yang dilakukan oleh Bawaslu, malah menyatakan pelaporan pelapor tidak bisa diterima dengan alasan yang tidak masuk akal, tanpa memberikan surat resmi pelapor.

"Saya khawatir dengan peristiwa ini Bawaslu sudah tidak berjalan independen dalam pilkada ini. Ada dugaan kekuatan besar di belakang Bawaslu agar kasus ini tidak sampai keluar ke ranah publik," tegasnya.

Padahal lanjutnya, sudah dengan jelas dan gamblang dari laporan yang ia sampaikan itu, jelas  ada oknum ASN yakni camat dan kades berbondong-bondong datang dan membacakan deklarasi untuk mendukung kembali Yuhronur Efendi mencalonkan menjadi bupati untuk kedua kalinya.

"Padahal mereka adalah ASN aparatur sipil negara yang semestinya harus memposisikan diri untuk netal dalam hal Pilkada ini bukan malah memberikan contoh tidak baik," ungkapnya.

Karena yang demikian ini, untuk menjaga kualitas pilkada di Lamongan berjalan dengan baik, fair, dan memberikan pendidikan politik ke masyarakat, maka pihaknya meminta Bawaslu untuk segera melakukan kajian atas laporannya, kalau tidak pihaknya tidak segan-segan untuk melaporkan para komisioner ke Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) RI.

Terpisah, Farid Achiyani Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Datin Bawaslu saat ditemui  surabayapagi.com, disela-sela menerima kedatangan pendaftaran Yuhronur Efendi- Dirham Akbar Aksara di Kantor KPUD Lamongan, membantah kalau ada laporan baru tapi diterima olehnya.

"Tadi (kemarin red), ada yang kantor Bawaslu untuk melengkapi syarat-syaratnya bukan pelapor baru tapi pelapor sebelumya, untuk melengkapi data," ujarnya singkat sambil berlalu begitu saja meninggal surabayapagi.com, begitu saja.

Sekedar diketahui, oknum camat dan kades di Kabupaten Lamongan resmi dilaporkan oleh Syamsudin dengan tuduhan ketidaknetralan para abdi negara.

Dalam laporannya, seperti disampaikan oleh Muhammad Syamsudin Abdillah, acara yang digelar di Gudang milik H. Tony Pengusaha tembakau, tepatnya di Desa Munungrejo Kecamatan Ngimbang Lamongan pada 30 Juli 2024 tersebut, diduga kuat sebagai acara yang semestinya tidak dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) oknum camat, dan para Kepala Desa.

Dimana awalnya acara dengan label syukuran yang diada-adakan itu, berubah menjadi acara deklarasi dukungan yang diberikan camat dan kades. Bahkan lanjutnya, acara yang dihadiri ratusan kades se Kabupaten Lamongan itu perwakilan kades naik ke panggung, membacakan deklarasi dukungan ke Yuhronur Efendi bacabup petahana untuk kembali mencalonkan diri sebagai bupati Lamongan, ditirukan oleh ratusan kades yang ada di depan panggung.

"Di acara tersebut diduga ada deklarasi dukungan oleh kades dan camat kepada pak Yuhronur Efendi untuk kembali mencalonkan sebagai bupati Lamongan pada pilkada yang digelar 27 November 2024 mendatang, dan itu dibuktikan dengan beredarnya video dan naskah deklarasi diberbagai platform digital dan media sosial," terangnya.

Karena tidak mencerminkan sebagai abdi negara, camat dan kades yang notabenenya adalah pengayoman masyarakat begitu gamblang telah menciderai demokrasi, yang demikian ini harus diusut. "Jadi yang saya laporkan ini adalah kades dan seluruh camat se Kabupaten Lamongan, dan kami masyarakat meminta terlapor segera diproses oleh Bawaslu sesuai dengan UU yang berlaku," desaknya. jir

Berita Terbaru

Perkuat Sistem Listrik Tuban, PLN UIT JBM Rekonduktoring SUTT 150 kV Disiapkan Dukung Pertumbuhan Industri

Perkuat Sistem Listrik Tuban, PLN UIT JBM Rekonduktoring SUTT 150 kV Disiapkan Dukung Pertumbuhan Industri

Kamis, 10 Sep 2026 19:41 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 19:41 WIB

SurabayaPagi, Tuban – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat sistem transmisi listrik di Kabupaten Tuban, Jawa T…

Optimalkan Zakat Dorong Penguatan Unit Pengumpulan Zakat Tingkat Pemdes dan Kelurahan

Optimalkan Zakat Dorong Penguatan Unit Pengumpulan Zakat Tingkat Pemdes dan Kelurahan

Kamis, 10 Sep 2026 18:02 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI com. Sidoarjo - Demi mewujudkan optimalisasi penerimaan zakat, infak dan shodaqoh (ZIS) perlu sinergi antara pemerintah daerah, Badan Amil Zakat…

Pria di Cerme Pamer Alat Kelamin ke Pengendara Perempuan, Polisi Sebut Sudah 30 Kali Beraksi

Pria di Cerme Pamer Alat Kelamin ke Pengendara Perempuan, Polisi Sebut Sudah 30 Kali Beraksi

Kamis, 10 Sep 2026 17:00 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 17:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi seorang pria yang diduga kerap mempertontonkan alat kelaminnya kepada perempuan yang melintas di jalan sepi di wilayah K…

Rekomendasi Laptop Terbaik 2026, ASUS Andalkan Ketahanan dan Layanan Purnajual

Rekomendasi Laptop Terbaik 2026, ASUS Andalkan Ketahanan dan Layanan Purnajual

Kamis, 10 Sep 2026 16:26 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 16:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – ASUS memperkuat layanan purnajual untuk pengguna laptop di Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperpanjang masa g…

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rabu ( 9 September 2026 ) pukul 17.00, warga Desa Tingal Kec.Garum Kab.Blitar di kejutkan adanya tewasnya seorang laki laki sekitar…

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (10/9/2026), dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Gubernur atas Rancangan Perda …