Festival Sapar Agung di Lumajang, 2.000 Jenang Dibagikan Gratis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga di Kelurahan Ditotrunan, Lumajang menikmati bersama makanan tradisional jenang sapar yang dibagikan gratis. SP/ LMJ
Warga di Kelurahan Ditotrunan, Lumajang menikmati bersama makanan tradisional jenang sapar yang dibagikan gratis. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kelurahan Ditotrunan, Lumajang, Jawa Timur, baru saja menggelar event tahunan Festival Sapar Agung di Jalan Kolonel Suruji. Sebanyak 2.000 bungkus jenang sapar diberikan gratis untuk warga, yang disajikan dalam bungkus daun pisang yang disebut takir.

"Jenang sapar ini terbuat dari beras ketan, santan kelapa, gula merah serta toping sagu mutiara dan buah nangka," ujar salah satu warga Ditotrunan, Henik, Minggu (01/09/2024).

Jenang sapar memiliki rasa manis dan gurih. Acara tersebut selalu diadakan pada bulan sapar dalam kalender Jawa sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan agar diberikan kehidupan yang manis atau baik sebagaimana rasa jenang sapar. Warga yang datang pun bisa menikmati jenang sapar secara gratis. 

"Kegiatan sapar agung sebagai semangat gotong royong serta pelestarian warisan budaya sebagai ungkapan rasa syukur. Ini contoh bagus dalam wujud dari niat masyarakat untuk nguri-uri warisan budaya agar tetap dipertahankan," ujar Pj Bupati Indah seraya menyantap sajian jenang sapar saat menghadiri festival budaya tersebut.

Sebagai informasi, kegiatan festival jenang sapar ditutup dengan doa bersama dan kembul bujono atau makan bersama jenang sapar. Warga tampak menikmati jenang sapar yang dibagikan secara gratis. Tidak hanya membuat jenang, kirab Sapar Agung tetapi juga disandingkan dengan kegiatan festival UMKM bagi warga Kelurahan Ditotrunan. 

"Alhamdulillah, saya tadi melihat mulai dari RW 1 sampai RW 8, semua mengeluarkan kreasinya termasuk semua UMKM yang berasal dari warga Kelurahan Ditotrunan. Semoga melalui event ini nantinya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," harapnya. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…