Terdampak Kekeringan, 120 KK di Ponorogo Cari Air hingga ke Hutan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga mencari dan mengambil sumber air yang ada di tengah hutan. SP/ PNG
Warga mencari dan mengambil sumber air yang ada di tengah hutan. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Musim kemarau yang berdampak pada kekeringan dan krisis air bersih membuat sejumlah 120 KK terdiri dari 400 warga di Dusun Bungur, Desa Munggu, Bungkal, Ponorogo hingga nekat mencari dan mengambil sumber air di hutan. Mereka bahkan rela berjalan ke sumber air sejauh 2 kilometer. 

"Tiap musim kemarau selalu seperti ini, kalau tahun ini sudah 2 bulan terakhir kekeringan," tutur Jawar, salah satu warga Dusun Bungur, Rabu (04/09/2024).

Padahal sebenarnya warga memiliki sumur sendiri. Namun ketika musim kemarau tiba, sumber air itu tidak muncul karena sudah mengering. Setelah mendapatkan air dari hutan, air itu digunakan warga untuk berbagai kebutuhan sehari-hari seperti masak, mandi, dan mencuci.

"Hanya ada beberapa sumur yang masih keluar air, itu pun tidak banyak. Hanya sedikit. Jadi warga akhirnya memanfaatkan sumber di hutan, itu pun dipompa manual. Tidak ada pompa air listrik," papar Jawar.

Kepala Dusun Bungur Tukimun mengaku sudah melaporkan kekeringan tersebut kepada kepala desa setempat. Ia juga sudah bersurat kepada BPBD untuk meminta bantuan droping air bersih. "Sudah bersurat, sudah dapat balasan minggu ini katanya mau di droping air dari BPBD," katanya.

Sementara itu, mengutip dari data BPBD Ponorogo menyebutkan Dusun Krajan Tengah, Desa Wates, Kecamatan Slahung dihuni sebanyak 125 kepala keluarga. Sedangkan Dusun Bedog, Desa Wates, Kecamatan Slahung sebanyak 35 KK.

Selain itu, sebanyak 56 KK di Dusun Jenggring, Desa Duri, Kecamatan Slahung juga terdampak kekeringan. Juga 13 KK di Lingkungan Magersari, Dusun Sukun, Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung.

Tidak hanya itu, 35 KK warga Dusun Krajan, Desa Sidoharjo, Pulung, juga 276 KK warga Dusun Dungus, Desa Karangpatihan, Kecamatan Pulung juga terdampak kekeringan. Total warga terdampak krisis air bersih di Ponorogo sebanyak 546 KK. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…