Anggota DPR Gerindra Disinisin Nitizen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Gegara Nyatakan tak Bangga Timnas Indonesia Bertabur Pemain Natularisasi

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kata-kata Nuroji sontak viral di media massa. Sampai Kamis (19/9) sudah mendapat banyak tanggapan. Tidak sedikit yang menanggapi sinis pernyataan anggota dewan yang sudah tiga kali terpilih masuk gedung DPR itu.

Minggu ini, anggota DPR Nuroji mendadak viral lantaran terang-terangan menyatakan tidak bangga dengan Timnas Indonesia yang kini diperkuat sederet pemain yang beralih kewarganegaraan.

Nuroji menyampaikan unek-uneknya soal Timnas Indonesia ketika mengikuti rapat Komisi X DPRI terkait naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders yang sedang dikebut PSSI.

Pada dasarnya politikus dari Partai Gerindra itu juga setuju soal naturalisasi, namun ada hal yang menurutnya mengganjal.

"Saya setuju saja [soal strategi naturalisasi], tapi jujur kebanggaan itu bagi saya berkurang karena dari komposisi mungkin terlalu banyak yang dinaturalisasikan, bahkan hampir satu tim," ucapnya.

 

Usulan Anggota DPR RI

"Politik ini atau strategi ini saya rasa enggak bisa dilakukan terus menerus dalam jangka panjang sebagai cara untuk mendapat menjadi juara atau cara instan menjadi juara. Mungkin bangsa lain bisa seperti Jepang atau Korea, walaupun ada beberapa orang tapi tidak sebagian besarnya," papar Nuroji.

Anggota DPR RI Gerindra sejak 2009 itu berharap Kementerian Pemuda dan Olahraga serta PSSI menemukan formula untuk meningkatkan kualitas individu pemain sepak bola yang ada di dalam negeri.

Nuroji kemudian juga menyatakan tak mempermasalahkan naturalisasi pemain yang memiliki darah Indonesia, namun anggota dewan dari daerah pemilihan Kota Depok dan Bekasi itu menekankan dirinya tidak bangga dengan hasil Timnas Indonesia yang diraih belakangan ini.

"Kemenpora dan PSSI harus punya strategi lain yang lebih mengedepankan nasionalisme dan khususnya yang dari keturunan Belanda-Indonesia ya saya sepakat-sepakat saja. Tetapi yang sama sekali tidak ada darah Indonesianya mungkin yang perlu dikurangi ya karena kita tahu hubungan Indonesia dengan Belanda memang banyak orang-orang keturunan Indonesia di sana."

 

Pemainnya Bukan Akamsi

"Ke depan harus punya strategi lain ya, saya jujur saja tidak terlalu bangga dan tidak euforia dengan kemenangan-kemenangan PSSI [Timnas Indonesia]. Karena yang main bukan 'akamsi', anak kampung sendiri," kata Nuroji, Selasa (17/9/2024).

Komentator sepakbola nasional Alief Syachviar, meminta para pengkritik pemain naturalisasi untuk melihat kondisi sepakbola nasional terlebih dahulu sebelum memberikan komentar.

"Bagi para pengkritik pemain naturalisasi. Saya berharap, mereka tahu lebih dalam dulu kondisi persepakbolaan nasional kita, terutama kondisi di internal kompetisi kita saat ini. Itu dulu. Ini persoalannya, harus dilihat dulu," ujar Alief Syachviar, Rabu (18/9/2024).

"Jangan melihat di permukaan, tetapi masalahnya apa seperti itu. Karena segala sesuatu, kadang kala antara permukaan, dan dibawah, itu berbeda. Kemudian yang kedua, persoalan naturalisasi, ini kan beda dengan naturalisasi sebelumnya. Apalagi, sebelumnya tidak ada program naturalisasi, dari mulai zaman El Loco Gonzales. Artinya, naturalisasi itu, bukan hal yang baru dilakukan. Naturalisasi itu, bukan naturalisasi yang bagaimana, tetapi itu pemain keturunan. Mereka bapak ibunya, atau kakek neneknya, itu orang Indonesia," sambungnya. n jk/erc/sb2/rmc

Berita Terbaru

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) kembali mencatat kemajuan signifikan dalam p…

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- – Kegiatan halal bihalal yang digelar PC SAPMA Kota Madiun tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga dimanfaatkan sebagai mo…

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyalurkan bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada ribuan warga di…

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur memperkuat kolaborasi dengan pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat u…

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menutup Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Provinsi Jawa …

Investasi Raksasa US$600 Juta di JIIPE Gresik, Industri Melamin Siap Dorong Ekonomi dan Efisiensi Energi

Investasi Raksasa US$600 Juta di JIIPE Gresik, Industri Melamin Siap Dorong Ekonomi dan Efisiensi Energi

Jumat, 10 Apr 2026 13:34 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Arus investasi besar kembali mengalir ke sektor industri kimia nasional. Pembangunan pabrik melamin senilai sekitar US$600 juta di J…