Mantan Mertua Bek Timnas Pratama Arhan, Buka Sosok Pengendali Tim Garuda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ini muncul isu tak sedap  dari Timnas Indonesia. Katanya, ada 2 sosok 'S' yang mengendalikan Tim Garuda.

Hal itu diungkap Andre Rosiade, penasihat klub Semen Padang. Pria yang memang aktif bersuara soal sepakbola Indonesia itu menyebut ada 2 sosok 'S' yang berkuasa di Timnas Indonesia.

Andre menjelaskan, 2 sosok S yang dimaksud salah satunya bukanlah manajer Timnas, Sumardji.

Anggota DPR RI itu mengungkap sosok S yang dimaksud adalah orang asal Maroko dan seorang perempuan.

"Suporter Indonesia tahunya hanya Pak Sumardji. Tapi dia bukanlah panglima sebenarnya. Informasi yang saya dapatkan dari ordal (orang dalam) di PSSI," kata Andre Rosiade, kemarin.

"Jadi, walaupun secara kepangkatan Pak Sumardji ini Exco, Ketua BTN Timnas, bahkan manajer timnas, tapi day to day, timnas itu dikuasi dua 'S', satu orang Indonesia perempuan, satu orang Maroko. Dua S ini yang mengendalikan Timnas Indonesia," ujarnya menambahkan.

Intip sosok, latar belakang dan pekerjaan Andre Rosiade, Ayah Azizah Salsha yang juga merupakan mertua dari pesepak bola Pratama Arhan.

Andre Rosiade merupakan Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra yang berasal dari dapil Sumatera Barat.

Ia juga adalah Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat

Andre menjelaskan, sosok itu begitu berpengaruh di Timnas Indonesia. Salah satunya bisa 'memaksa' pemain mengikuti podcast usai kekalahan melawan Arab Saudi pekan lalu.

"Bahkan, podcast yang kemarin viral itu waktu sebelum bertanding melawan Irak, itu atas izin dua S itu, tanpa sepengetahuan Pak Sumardji," ungkap Andre.

 

Pemain-pemain Naturalisasi

Dikatakan oleh Andre, '2 S' ini memegang kendali Timnas Indonesia terutama yang berkaitan dengan pemain-pemain naturalisasi. Mereka, katanya, punya kendali lebih besar dari Sumardji. Salah satu sosok 'S' itu disebutnya berasal dari Maroko.

"Suporter Indonesia tahunya hanya Pak Sumardji. Tapi dia bukanlah panglima sebenarnya. Informasi yang saya dapatkan dari ordal (orang dalam) di PSSI. " kata Andre Rosiade.

Sementara Sumardji sudah merespons menanggapi hal ini. "No comment," katanya.

Isu ini muncul usai Timnas Indonesia baru saja gagal ke Piala Dunia 2026. Tim asuhan Patrick Kluivert keok di Ronde 4 Kualifikasi.

Usai dikalahkan Arab Saudi 2-3, Timnas Indonesia kembali disikat Irak 0-1. Dua kekalahan itu mengubur mimpi Tim Merah Putih berlaga di Piala Dunia. n erc/rmc

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…