Dugaan Korupsi Pembelian Beras CSR PT Smelting

Kejari Gresik Periksa Kades dan Bendahara Desa Roomo

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beras apek tak layak konsumsi dari dana CSR PT Smelting yang dibagikan ke warga. SP/M Aidid
Beras apek tak layak konsumsi dari dana CSR PT Smelting yang dibagikan ke warga. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Kejaksaan Negeri Gresik terus menelusuri dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Smelting yang dikelola Pemerintahan Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik.

Penyelidik Seksi Pidana Khusus Kejari Gresik telah memanggil beberapa orang untuk diperiksa untuk mencari dalang  atas pembelian beras apek tak layak konsumsi yang dibagikan pada ribuan warga Desa Roomo Manyar. 

Usai memeriksa 8 orang penerima beras tak layak konsumsi, penyelidik kembali memanggil tiga perangkat Desa Roomo. Mereka adalah Kepala Desa Taqwa Zainudin, Sekretaris Desa Rudi Hermansyah dan Bendahara Desa Ninis Kustita pada Kamis (19/9/2024) kemarin.

Kades Roomo beserta Bendahara datang ke Kantor Kejari Jl Raya Permata Gresik sekitar pukul 01.00 WIB dan langsung menuju ruang penyidikan pidsus. Keduanya diperiksa selama 4 jam di ruang  terkait dana CSR dari PT Smelting untuk pembelian beras apek yang dibagikan kepada warga desa.

Namun sayangnya, kehadiran Kades Taqwa dan Bendahara Ninis tidak diikuti rekan sejawatnya, Sekdes Rudi Hermansyah. Dia tidak menampakkan hidungnya sampai kedua rekannya usai diperiksa. Tanpa memberi alasan. Rudi dianggap mangkir dari panggilan jaksa.

"Kami gerak cepat melakukan pemeriksaan atas dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dan penyalahgunaan dana CSR PT Smelting," ucap Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Gresik Alifin N Wanda pada Jumat (20/9).

Dijelaskannya, setelah isu beras apek tak layak konsumsi diterima warga Desa Roomo viral, Kejaksaan Negeri Gresik langsung mengambil langkah cepat. Rabu (17/9), kejaksaan telah memanggil 8 orang untuk diperiksa. Selanjutnya, Kamis kembali melakukan pemeriksaan terhadap Kades Roomo dan Bendahara Desa.

"Kades dan Bendahara datang memenuhi panggilan untuk dilakukan pemeriksaan. Akan tetapi, sekdes tidak datang tanpa memberi alasan. Dia kami anggap mangkir," ujarnya.

Masih menurut Alifin, untuk hari ini (20/9) jaksa penyelidik pidsus kembali memanggil dua orang untuk dimintai keterangan. Akan tetapi, Alifin tidak mau menjelaskan siapa dua orang hari ini yang diperiksa dengan alasan masih pulbaket.

Sumber terpercaya di Kejari Gresik, menyebutkan, dua orang yang diperiksa adalah karyawan dari PT Smelting yang bertanggungjawab atas pemberian dana CSR ke Pemdes Roomo.

Seperti diberitakan, ratusan warga ngeluruk ke Balai Desa Roomo, Kecamatan Manyar untuk meminta pertanggungjawaban Pemdes Roomo atas pembelian beras apek tak layak konsumsi melalui program CSR PT Smelting.

Dana CSR dari PT Smelting senilai Rp1 miliar setahun ini dikelola oleh Pemdes Roomo melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dengan pengadaan bantuan beras. Namun beras yang disalurkan ke warga kualitasnya jelek, berkutu, berwarna kuning dan bau apek. grs

Berita Terbaru

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa ilmu komputer Jack Zemke tidak kunjung mendapatkan hasil meski telah mengirim ratusan lamaran pekerjaan yang sebagian besar…

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (28/9/2026), dekati l…

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Wamendes PDT, Ahmad Riza Patria, menegaskan penyertaan dana CSR untuk berbagai program terkait pembangunan desa yang terarah sangat…

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

SURABAYAPAGI.com - Produsen otomotif Tata resmi meluncurkan sedan Aeris di pasar India. Untuk membuktikan kekuatan struktur bodi serta keamanan sistem CNG,…

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Lembaga keuangan yang berbasis di Washington mencatat negara-negara maju membayar bunga lebih dari US$ 3,3 triliun atas obligasi pemerintah…

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Majelis Hakim Yang Mulia, Saya ini wartawan yang sangat sabar. Sejak saya rekam pengakuan Erik Wowor, di Lantai V Gedung Direskrimum Polda Jatim tanggal 23…