Kejari Gresik Gercep Periksa Asrama Santri "Fiktif" Rp400 Juta Ponpes Al Ibrohimi Manyar Gresik

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu bangunan yang diduga dimanipulatif sebagai realisasi bantuan dana hibah dari Pemprov Jatim sebesar Rp400 juta. SP/M Aidid
Salah satu bangunan yang diduga dimanipulatif sebagai realisasi bantuan dana hibah dari Pemprov Jatim sebesar Rp400 juta. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Diam-diam tim penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Gresik telah melakukan serangkaian survei pemeriksaan lapangan terhadap bangunan Asrama Santri Pondok Pesantren Al Ibrohimi yang dilaporkan diduga fiktif.

Dari informasi lapangan menyebutkan, kegiatan survei lokasi dilakukan pada Selasa (15/4) siang kemarin yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Gresik Alifin Nurahmana Wanda.

Pemeriksaan lapangan ini terkait dengan penyelidikan dugaan penyelewengan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar Rp400 juta yang dikucurkan pada 2019.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sejumlah pihak yang berkaitan langsung dengan kasus ini, antara lain dua terlapor Zainur Rasyid dan Khoirul Atho. Kemudian ada saksi dan pihak pelapor, yaitu Agung Prasetya, Muhammad Ali Fathomi, Thubashofiyur Rahma, H. Muwafaq.

Kegiatan diawali dengan pertemuan di Aula Putri yang dihadiri oleh pelapor, terlapor, serta tim penyidik. 

Pada kesempatan tersebut, kedua terlapor dicecar serangkaian pertanyaan oleh Kasi Pidsus Kejari Gresik seputar penggunaan dana hibah Rp400 juta dari APBD Jatim 2019. Namun tampak terlapor kesulitan untuk menunjukkan bukti bangunan asrama santri sesuai  proposal permintaan pihak yayasan.

"Terlapor pada awalnya menunjuk bangunan gudang sebagai realisasi pembangunan asrama santri senilai Rp400 juta. Sementara pembelian tanahnya berasal dari dana pribadi H Ahsan Fikri," ungkap sumber yang mengikuti proses pemeriksaan lapangan.

Karena nilai bangunan gudang tidak sebanding dengan dana bantuan hibah Rp400 juta, terlapor kemudian menunjukkan dua bangunan lain yang konon ikut dibiayai dari dana hibah. 

Dua bangunan itu adalah berupa gazebo dan gedung koperasi BPR Lantabur.

Kedua terlapor terlihat hanya bisa menunjukkan beberapa bangunan sebagai realisasi dari penerimaan dana hibah pada 2019 tanpa menyertakan bukti-bukti dokumen laporan pertanggungjawaban.

"Ketika kedua terlapor diminta untuk menunjukkan bangunan asrama santri senilai Rp400 juta mereka kesulitan karena memang tidak pernah dibangun. Akhirnya terlapor berkelit dengan menunjuk beberapa bangunan sebagai bentuk realisasi pemberian dana hibah. Asal tunjuk saja tanpa menunjukkan dokumen yang diminta oleh tim pemeriksa kejaksaan," ungkap sumber yang sejak awal mengikuti jalannya pemeriksaan lapangan.

Kasi Pidsus Kejari Alifin Nurahmana Wanda masih enggan memberi konfirmasi atas pemeriksaan lapangan atas kasus dugaan korupsi dana hibah bantuan asrama santri Ponpes Al Ibrohimi Manyar, Gresik pada 2019. grs

Berita Terbaru

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…