Bisnis Ruang Isolasi di Rutan KPK, Dibeber Dalam Sidang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa KPK beberkan permainan kotor di Rutan KPK oleh petugas Rutan. Hal seru diungkap dalam sidang Tipikor adalah bisnis ruang isolasi. Perorang bisa Rp 25 juta. Sidang Senin (23/9) jaksa menghadirkan Arum Indri, istri terpidana kasus suap mantan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, Adi Jumal.

Saksi Arum dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Rutan KPK, menceritakan momen ditelepon petugas Rutan KPK yang mengaku bernama Melon. Ia diminta menyetor uang sebesar Rp 96 juta.

Adi Jumal ditahan sejak Agustus 2022-Mei 2023 di Rutan KPK Gedung C1. Arum mengatakan dirinya langsung ditelepon petugas Rutan yang mengaku bernama Melon setelah 2 hari Adi masuk ke rutan.

"Setelah suami Saudara masuk ke Rutan KPK di C1, apakah ada seseorang yamg menghubungi Saudara?" tanya jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (23/9/2024).

"Selang 2 hari atau 3 hari setelah di C1 ada yang menghubungi saya," jawab Arum.

"Pada waktu itu, orang yang menghubungi Saudara itu mengaku bernama siapa?" tanya jaksa.

"Melon," jawab Arum.

"Ngaku bernama Melon?" tanya jaksa.

"Iya," jawab Arum.

"Aslinya?" tanya jaksa.

"Nggak tahu," jawab Arum.

Arum mengatakan petugas Rutan bernama Melon itu meminta dikirimkan uang agar Adi Jumal dipindahkan dari ruang isolasi. Jika uang tak dikirim, maka Adi akan tetap berada di ruang isolasi.

"Apa yang dikatakan waktu itu oleh Saudara Melon?" tanya jaksa.

"Beliau cuman meminta untuk mengirimkan sejumlah uang agar suami saya bisa dipindah bergabung sama tahanan yang lain, kalau tidak mau mengirimkan uang nanti tetep berada di ruang isolasi," jawab Arum.

 

Dipindahkan Ruang Isolasi Rp 25 juta

"Saudara Melon itu menghubungi Saudara berapa kali?" tanya jaksa.

"Kurang lebih 2,3 kali," jawab Arum.

"Ini di BAP (berita acara pemeriksaan) Saudara ya, saya bacakan ya, 'ini ada Pak Adi di rutan C1 kalau Pak Adi mau dipindahkan sama teman-teman satu blok maka harus membeli ponsel, jika Pak Adi tidak membeli ponsel maka Pak Adi akan di isolir atau ditempatkam di ruang khusus', seperti itu?" tanya jaksa.

"Iya," jawab Arum.

Arum lalu minta disambungkan melalui telepon untuk berbicara langsung dengan Adi. Dia mengatakan Adi meminta dikirimkan uang sebesar Rp 25 juta.

"Ini di BAP Saudara mengatakan, 'Pak Adi mengatakan, ini aku masih di ruang isolasi, mau dipindahkan tapi perlu uang Rp 25 juta untuk membeli ponsel, nomor, power bank segala macamnya', begitu?" tanya jaksa.

"Iya," jawab Arum.

Arum mengatakan permintaan uang itu ditransfer ke rekening atas nama Surisma Dewi. Total yang ditransfer Arum senilai Rp 26.500.000 untuk ponsel dan pemindahan dari ruang isolasi.

"Setelah yang kedua, ditelepon yang kedua itu. Saudara mengirimkan uang?" tanya jaksa.

"Iya, saya selang sehari atau dua hari saya mengirimkan uang pun bertahap," jawab Arum.

"Berapa yang ditransfer?" tanya jaksa.

"Saya transfer berarti total Rp 26.500.000," jawab Arum.

Arum mengatakan Adi langsung dipindahkan dari ruang isolasi usai uang itu ia transfer. Dia mengatakan Adi masih meminta uang bulanan yang kemudian ia kirimkan kembali dengan total Rp 65.175.000.

"Kemudian apakah Pak Adi masih minta uang lagi?" tanya jaksa.

"Iya, masih minta dikirim selalu setiap bulan," jawab Arum.

"Saudara masih ingat kapan ngirimnya? berapa besarnya?" tanya jaksa.

"Setiap bulan itu nominalnya sekitar Rp 4.500.000, Rp 4.300.000 an," jawab Arum.

"Total berapa seingat Saudara?" tanya jaksa.

"Ya itu berarti," jawab Arum.

"Rp 65.175.000," jawab Arum.

"Iya," jawab Arum. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…