SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Percaya atau tidak salah satu Wakil Ketua MPR periode 2024-2029 dulunya salesman mesin ketik bermerek 'brother'.
Ia adalah Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), bernama Rusdi Kirana. Bos Lions Air itu telah dilantik sebagai salah satu pimpinan MPR RI. Saat itu Rusdi hanya berpenghasilan US$ 10 atau Rp 120.000 per bulan.
Bos maskapai Lion Air itu menduduki jabatan Wakil Ketua MPR perwakilan Fraksi PKB.
Sebelum terjun ke dunia politik hingga kini menjadi salah satu pimpinan MPR.
Dalam laporan Antara, disebutkan Rusdi baru merintis bisnis maskapai penerbangan Lion Air itu dimulai pada Oktober 1999 lalu dengan modal US$ 10 juta. Ia menggagas "revolusi" dalam dunia penerbangan dengan konsep biaya murah (low cost carrier).
Awalnya kebijakan itu menuai banyak tentangan dari berbagai pihak, khususnya sesama perusahaan penerbangan. Bahkan Rusdi mengaku pernah dihujat dan dihujani pertanyaan soal modal asing hingga rasa nasionalisme selama tujuh jam di Komisi IV DPR-RI.
Lion Air dituding memiliki hubungan dengan perusahaan penerbangan Singapura, padahal kenyataannya nama Lion diambil dari zodiak dirinya sendiri yang seorang Leo.
Berkat gebrakannya yang banyak menuai kontroversi ini, Lion Air dengan cepat bisa memiliki 24 pesawat yang terdiri dari 19 MD80 dan lima pesawat DHC-8-301. Semua ini dicapai hanya dalam tempo enam tahun sejak pendirian maskapai itu. n erc/ant/rmc
Editor : Moch Ilham