Penelitian di AS: Sedikit, Video Games yang Dukung Mental Anak-anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ini ada penelitian video game yang dirancang khusus dapat bermanfaat dalam memberikan dukungan mental bagi anak-anak dan remaja. Tapi jumlahnya masih sedikit.

Ada penelitian yang dilakukan oleh tim Pusat Anak-anak Johns Hopkins yang diterbitkan dalam JAMA Pediatrics.

Hasil studi menunjukkan ternyata video game yang dirancang khusus dapat bermanfaat dalam memberikan dukungan mental bagi anak-anak dan remaja.

Beberapa permainan video yang dirancang sebagai penanganan kesehatan mental dapat meningkatkan kesejahteraan mental anak-anak dan remaja yang mengalami kecemasan, depresi, dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD).

"Setelah mengumpulkan hasil riset terkait manfaat video games, kami khususnya terinspirasi dengan potensi kemampuan games sebagai intervensi yang mendorong kesehatan mental, termasuk pencegahan dan penyembuhan masalah kesehatan mental pada remaja," tulis peneliti, yang dikutip kemarin.

"Sayangnya, masih sedikit (video games) yang didesain dengan tujuan tersebut. Mengingat bagaimana tertariknya kebanyakan anak dan remaja dengan video games, kami percaya tim lintas disiplin yang meliputi psikolog, profesional klinis, dan desainer game bisa bekerja sama untuk mengembangkan pendekatan yang inovatif untuk dijadikan intervensi kesehatan mental," sambungnya.

 

Anak Memiliki Gangguan Mental

Laporan Badan Riset dan Kualitas Kesehatan AS (AHRQ) menunjukkan sekitar 20% persen anak-anak dan remaja usia 3-17 tahun di AS memiliki gangguan mental, emosional, perkembangan, dan perilaku

Salah satu solusi yang muncul adalah penanganan kesehatan mental lewat gamifikasi digital. Dalam hal ini, video games dirancang untuk merawat gangguan ADHD, depresi, dan kecemasan pada anak dan remaja.

Contohnya pada anak dengan ADHD, beberapa permainan melibatkan balapan atau mengelola perhatian. Saat memainkannya, anak dengan ADHD harus fokus pada lebih satu aktivitas agar berhasil.

Sementara itu, untuk depresi dan kecemasan, intervensi video game menggunakan konsep psikoterapi teknologi. Karena itu, games ini dimainkan dengan komputer, tablet, konsol game, dan ponsel pintar, serta dapat diakses secara daring.

 

Peneliti John Hopkins University

Berdasarkan hasil 27 uji coba pada 2.911 peserta anak laki-laki dan perempuan usia 6-17 tahun oleh peneliti-peneliti di seluruh dunia, tim peneliti John Hopkins University (JHU) mendapati intervensi video games dapat sedikit menurunkan gejala terkait ADHD dan depresi, serta menaikkan kemampuan untuk mempertahankan perhatian dan menurunkan kesedihan. Hasil tersebut diperoleh dari umpan balik peserta maupun keluarga peserta uji coba intervensi.

Melansir dari artikel ilmiah The Benefit of Playing Video Game, game memiliki potensi yang besar untuk membantu anak-anak dan remaja dengan masalah kesehatan mental. Sebab, game memberikan pengalaman interaktif dan emosi yang mendalam.

Pengalaman ini membantu anak dan remaja memahami konsep kognitif-perilaku dan menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan. Game juga lebih mudah diakses, mengurangi stigma, dan bisa menjadi solusi yang lebih terjangkau dibandingkan terapi tradisional.

Analisis dari tim penelitian menemukan bahwa video game yang dirancang untuk pasien ADHD dan depresi berhasil mengurangi gejala dengan ukuran efek sebesar 0,28, termasuk peningkatan fokus dan penurunan rasa sedih. Namun, ukuran efek ini masih lebih rendah dibandingkan dengan penanganan langsung yang dapat mencapai 0,50 hingga 0,80. Sedangkan untuk penderita kecemasan, intervensi video game tidak menunjukkan manfaat yang signifikan dengan ukuran efek hanya 0,07.

 

Peningkatan Efek Terapeutik Anak

Para peneliti juga menyelidiki faktor-faktor yang dapat meningkatkan manfaat penanganan kesehatan mental digital. Mereka menemukan, aspek tertentu dari permainan video games, seperti penggunaan komputer, adanya batas waktu bermain, dan jenis kelamin laki-laki, menunjukkan peningkatan efek terapeutik pada anak. Temuan ini menunjukkan cara-cara untuk meningkatkan manfaat yang saat ini masih terbatas.

"Meskipun manfaatnya masih biasa, penelitian kami menunjukkan bahwa kami punya beberapa alat baru untuk meningkatkan kesehatan mental anak-anak, terutama untuk ADHD dan depresi, yang relatif dapat diakses oleh keluarga," kata Profesor Madya Bidang Psikiatri dan Ilmu Perilaku JHU Joseph McGuire, dikutip dari laman kampus. n ltb/dr3/rmc

Tag :

Berita Terbaru

Rayakan HUT ke 28, Ketum IJTI Ingatkan Pentingnya Jurnalis Membangun Kolaborasi dan Kredibilitas

Rayakan HUT ke 28, Ketum IJTI Ingatkan Pentingnya Jurnalis Membangun Kolaborasi dan Kredibilitas

Senin, 07 Sep 2026 20:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Informasi yang cepat diera digitalisasi harus disikapi dengan cara yang bijak, produk jurnalistik harus terus hadir secara persisi…

Wujudkan Infrastruktur Jalan Mulus dan Terkoneksi, Bupati Lamongan Diganjar Penghargaan dari IJTI

Wujudkan Infrastruktur Jalan Mulus dan Terkoneksi, Bupati Lamongan Diganjar Penghargaan dari IJTI

Senin, 07 Sep 2026 20:34 WIB

Senin, 07 Sep 2026 20:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah kongrit bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam mewujudkan infrastruktur jalan mulus terkoneksi antar wilayah, diganjar…

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Memaknai Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang diperingati setiap 4 September, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur d…

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Skor kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Madiun meningkat dalam evaluasi nasional. Meski demikian, Bupati Madiun H…

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Ubaidillah, menilai pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan …

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Setelah proses pembangunan jembatan selesai, kini kendaraan besar dapat kembali melewati Jembatan Buk Wedi di Kota Pasuruan mulai…