Fasilitasi Perkembangan UMKM, Pemdes Tarik Bangun Kios Pertokoan

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembangunan pujasera atau kios pertokoan depan Waduk Long Storage Kalimati di Dusun Tarik Kidul, Desa Tarik. SP/JUM
Pembangunan pujasera atau kios pertokoan depan Waduk Long Storage Kalimati di Dusun Tarik Kidul, Desa Tarik. SP/JUM

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Terletak di jalur strategis, sepanjang jalan raya Desa Tarik kini bermunculan usaha kecil dan menengah (UKM) warga setempat. Untuk memfasilitasi perkembangan UKM itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Tarik pun membangun pujasera dan kios pertokoan untuk UKM, tepatnya didepan kawasan wisata Waduk Long Storage Kalimati. Tempat itu nantinya diharapkan jadi pusat kegiatan ekonomi warga setempat.

Kepala Desa (Kades) Tarik,  Ifanul Ahmad Irfandi mengatakan bahwa, pujasera atau kios pertokoan itu nantinya dimanfaatkan warganya untuk berdagang. Lantaran, banyak warga desa setempat yang berjualan di sepanjang jalur yang ramai kendaraan. Bahkan, aktivitas perdagangan warga pun terus berkembang sejak beberapa tahun terakhir. 

“Sekarang ini makin banyak warga  yang berdagang. Membuka warung makanan dan minuman, buah-buahan, sampai aksesori di sepanjang jalan Desa Tarik,” ungkapnya, saat ditemui  Surabaya Pagi, Kamis (17/10/2024)

Tak heran, di sepanjang jalan Desa Tarik banyak warung kecil. Baik berupa lapak PKL, maupun kios. Pembelinya pun selalu ramai. Tak hanya warga sekitar, juga banyak pengendara yang melintas dan berhenti untuk sekadar makan minum atau membeli bermacam buah-buahan. 

Pemdes sendiri rupanya melihat kondisi itu sebagai sebuah potensi ekonomi yang menjanjikan. Karena itu, tahun ini lewat BUMDes, Pemdes membangun pujasera dan pertokoan. 

"Karena lokasinya strategis, cocok sebagai tempat istirahat untuk masyarakat yang sedang berwisata ke Waduk Long Storage Kalimati,” jelasnya. 

Saat ini, bangunan untuk pujasera itu baru 30 persen. Tatal ada 20 kios yang akan di bangun. Dan sudah ada sepuluh kios di sebelah selatan yang sudah berdiri baru 30 persen. 

“Pujasera atau kios pertokoan ini berdiri di tanah milik desa dan dibangun menggunakan dana dari hasil usaha BUMDes," terangnya.

Targetnya, pujasera atau kios pertokoan ini akan dijadikan tempat berjualan produk unggulan desa, yang nantinya akan mendongkrak pendapatan bagi desa.

“Kami ingin menjadikan pujasera ini sebagai pusat kegiatan ekonomi. Jadi, warga sekitar atau pengendara yang melintas bisa beristirahat di pujasera,” pungkasnya. jum

Berita Terbaru

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…