Pijar Religius Al Banjari SMPN 2 Taman Bergema di Arena CFD

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lantunan sholawat menggema di seantero Monumen Jayandaru Alun alun Sidoarjo, saat digelar Car Free Day (CFD), Minggu Pagi (24/5). SP/ HIKMAH
Lantunan sholawat menggema di seantero Monumen Jayandaru Alun alun Sidoarjo, saat digelar Car Free Day (CFD), Minggu Pagi (24/5). SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Suara musik rebana mengiringi lantunan sholawat menggema di seantero Monumen Jayandaru Alun alun Sidoarjo, saat digelar Car Free Day (CFD), Minggu Pagi (24/5).

Bukan konser besar atau pesta hiburan biasa. Di tempat itu, ratusan mata masyarakat yang santai atau joging sejenak terhenti menyaksikan lantunan sholawat yang begitu merdu dari group Seni Al Banjari Syauqul Musthofa SMPN 2 Taman.

Begitu piawainya para siswa siswi SMPN 2 Taman memainkan kesenian musik rebana yang mempunyai keterkaitan sejarah pada masa penyebaran agama Islam oleh Sunan Kalijaga akrab disebut dengan seni Banjari tersebut.

Iramanya yang menghentak, variatif dan rancak serta lantunan sholawat yang menyejukkan kalbu membuat kesenian ini, menyita perhatian masyarakat di arena CFD, betapa hebatnya prestasi religius para siswa siswi SMPN 2 Taman.

Kepala Sekolah SMPN 2 Taman Sujono yang saat itu hadir mendampingi para peserta didiknya mengatakan, Seni Al Banjari Syauqul Musthofa merupakan salah satu kegiatan seni religius Islami yang aktif melestarikan tradisi selawat menggunakan alat musik terbang (rebana). Kegiatan seni ini menjadi wadah kreativitas bagi siswa untuk menyalurkan bakat bermusik sekaligus mempertebal nilai-nilai spiritual.

Lebih dari itu ekstrakurikuler banjari melatih untuk kerja keras, saling kerja sama yang solid serta membiasakan untuk senantiasa bershalawat. " Dalam memainkan alat musik banjari dibutuhkan berkali-kali latihan. Dalam hal ini perlu menyeimbangkan antara pemukul alat banjari dan vokal,” katanya. Sebagaimana dalam mahfudzat man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil, lanjutnya. 

Kedua, kerja sama. Banjari dimainkan oleh beberapa orang, seluruh anggota harus saling kerja sama. Tiap anggota bertanggung jawab atas tugas masing-masing. 

Ketiga, membiasakan untuk shalawat. “Lagu yang dibawakan dalam banjari adalah lagu religi seperti shalawat menyanjung Rasulullah,” terangnya. 

Dalam shalawat terdapat banyak keutamaan. 

 “Salah satu keutamaan sebagimana hadits Rasul, barangsiapa yang bershalawat kepadaku sepuluh kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali,” tegasnya. 

 “Harapan peserta didik dapat terus termotivasi untuk selalu berlatih serta mengembangkan potensi yang mereka miliki,” tandasnya. 

Debut prestasi Grup Al Banjari SMPN 2 Taman (Sobat Spenduta) yang bernama Syauqul Musthofa aktif menorehkan prestasi dan tampil di berbagai acara dakwah serta seni. Prestasi banjari yang membanggakan yakni saat ini yakni, menjuarai festival Banjari Habsyi Alsama Almajida Tingkat Propinsi dengan posisi juara 3.

Kemudian masih dalam kejuaraan Tingkat Propinsi Jatim para siswa siswi juga mengharumkan nama Sidoarjo dalam festival Qosida dan Hadrah Al Habsyi dengan memboyong juara harapan 2.

Hal ini membuktikan, mereka secara konsisten menjadi kebanggaan sekolah melalui partisipasi aktif dalam ajang sholawat, termasuk tampil dalam kegiatan keagamaan sekolah dan tampil di acara publik seperti Car Free Day.  hdk/hik

Berita Terbaru

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Empat suporter PSS Sleman tewas setelah minibus yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di KM 616+200 jalur A Tol Nga…

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mengubah stigma kampung narkoba yang ada di Jalan Kunti, Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…