Warga Pranti Menganti Perbolehkan Penghuni Perum MARS Manfaatkan Fasum Makam

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Desa Pranti Hardi bersama Camat Menganti dan Anggota DPRD Gresik Abdullah Hamdi saat sosialisasi. SP/M Aidid
Kepala Desa Pranti Hardi bersama Camat Menganti dan Anggota DPRD Gresik Abdullah Hamdi saat sosialisasi. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Melalui rapat pertemuan antara warga Desa Pranti, Kecamatan Menganti, Gresik dengan Penghuni dan Developer Perumahan MARS ( Menganti Alam Raya Sentosa), sosialisasi pemanfaatan lahan makam khusus akhirnya menemui titik temu.

Pertemuan yang juga dihadiri oleh Kepala Desa Pranti Hardi, Camat Menganti Bagus Arif Jauhari, anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi, dan Kabid Dinas CKPKP Cahyo Mardiyono disepakati bahwa warga Desa Pranti dipersilahkan fasum makam khusus tersebut dimanfaatkan oleh warga Perum MARS yang meninggal dunia.

Kepala Desa Pranti Hardi mengatakan, sebenarnya dari awal pihak desa sudah mempersilahkan lahan makam khusus itu dimanfaatkan oleh warga Perum MARS. Akan tetapi perlu ada sosialisasi terlebih dahulu.

"Sejak awal pihak desa sudah mempersilahkan kepada warga Perumahan MARS untuk pemanfaatan fasum makam khusus tersebut," ujar Hardi saat pertemuan di Balai Desa Pranti, Rabu (16/10/2024) malam.

Kades Hardi menyebut, sosialisasi ini diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman antara warga Pranti dengan Perum MARS. Sebab, selama ini pihak desa sudah membantu menjembatani agar tidak terjadi permasalahan.

"Alhamdulillah sosialisasi kali ini berjalan lancar. Dan tanggal 25 Oktober nanti pihak developer siap melakukan pengurukan area makam supaya ada kelayakan," paparnya.

Dia menegaskan, sejauh ini pihak desa tidak ada niatan utk menghambat penggunaan fasum makam khusus ini. Bahkan pihaknya mendorong agar lahan tersebut bisa segera dimanfaatkan oleh warga Perum MARS.

Anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi menyebut, pertemuan ini diikuti oleh seluruh perwakilan elemen masyarakat di Desa Pranti. Baik Pemdes, BPD, Kepala Dusun, Karang Taruna, PKK dan Pengurus RT/RW setempat.

"Pada intinya, semua yang hadir di pertemuan tersebut tidak ada persoalan. Bahkan warga juga mempersilahkan, asal ada penataan dulu seperti akses jalan masuk diuruk dan diberi penerangan sebelum dimanfaatkan," ujar Politisi PKB ini.

Hamdi pun berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendepankan sisi pendekatan dalam memecahkan persoalan di tengah masyarakat. Salah satunya dengan pertemuan dan sosialisasi ini.

"Pada intinya pertemuan sosialiasi ini sudah menemukan titik temu. baik dari warga Pranti, penghuni perumahan MARS maupun developernya," pungkasnya. grs

Tag :

Berita Terbaru

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…

Viral, Sepiring Mi Goreng di Terminal Purabaya Seharga Rp15 Ribu Tanpa Telor

Viral, Sepiring Mi Goreng di Terminal Purabaya Seharga Rp15 Ribu Tanpa Telor

Minggu, 05 Apr 2026 13:46 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, viral di media sosial (medsos) terkait aksi protes terhadap harga sepiring mi goreng yang dibanderol Rp15 ribu di…

Efisiensi BBM dan Listrik OPD, Pemkab Ponorogo Bakal Terapkan ASN 50 Persen WFH dan 50 Persen WFO

Efisiensi BBM dan Listrik OPD, Pemkab Ponorogo Bakal Terapkan ASN 50 Persen WFH dan 50 Persen WFO

Minggu, 05 Apr 2026 13:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka menghemat (efisiensi) penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan listrik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…