Gibran, Indikasi Wapres Ban Serep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M Khadaffi
Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Jabatan presiden dan wakil pesiden di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang pada Pasal 12B menyebutkan, presiden dan wakil presiden dipilih oleh rakyat dalam satu pasangan calon.

Presiden adalah kepala negara dan pemerintahan yang bertanggung jawab secara langsung atas pelaksanaan pemerintahan negara. Sedangkan Pasal 12C menjelaskan bahwa wakil presiden membantu presiden dalam melaksanakan tugasnya dan dapat diberikan tugas khusus oleh presiden. Selain akan menjadi pengganti presiden jika terjadi kekosongan jabatan karena kematian, pengunduran diri, atau alasan lainnya. Wakil presiden juga penting dalam konteks ketahanan sistem karena menjadi semacam lapisan ‘keamanan’ tambahan. Wakil presiden juga dapat memberikan dukungan strategis kepada presiden dalam pembuatan keputusan dan pelaksanaan kebijakan.

Wakil presiden dapat berperan sebagai penasihat yang penting dalam lingkaran kepresidenan atau ‘presidential office’.

Sebagai negara yang menganut sistem presidensial, jabatan wakil presiden tentu strategis dan penting, saling membantu, mengisi serta melengkapi, dengan presiden sebagai pelaksana utama. Itu pula mengapa dalam sejarah presidential Indonesia, wakil presiden selalu diisi atau dipercayakan kepada tokoh-tokoh bangsa yang matang secara emosional, kuat dalam gagasan dan lahir dari aktivisme perjuangan panjang.

Kapasitas mereka tak kalah dengan presiden. Seperti, Mohammad Hatta, Hamengkubuwono IX, Adam Malik, Umar Wirahadikusumah, Sudharmono, Try Sutrisno, BJ Habibie, Boediono, Megawati Soekarnoputri, Hamzah Haz, Jusuf Kalla, dan Maruf Amin.

 

***

 

Apakah Gibran, termasuk tokoh bangsa yang telah matang secara emosional,? Juga kuat dalam gagasan?  Dan lahir dari aktivis perjuangan panjang.?

Catatan jurnalistik saya, tiga hal itu belum dimiliki putra sulung Presiden Jokowi.

Setahu saya, Gibran Rakabuming Raka, malah pernah membagikan buku saat berdialog dengan pelaku UMKM, pariwisata dan komunitas anak muda di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (30/12/2023).

Buku yang dibagikan Walikota Solo itu berjudul 'Geliat Solo di Tangan Gibran Wali Kota Karbitan'.

Saya heran, apa dia bangga ditulis Wali Kota Karbitan? Padahal istilah karbitan yang saya pahami suatu proses yang “kematangan” atau ”dimatangkan” di luar proses normalnya.

Ketika sesuatu dikaitkan dengan istilah karbitan, maka biasanya akan dimaklumi sebagai sesuatu yang diraih secara instan.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring, Karbitan merupakan kata tidak baku yang memiliki arti langsung jadi atau tenar (biasanya dipaksakan) dan tidak melalui proses.

Dalam dunia olahraga, Istilah karbitan mengarah kepada individu maupun kelompok (fans) tertentu yang sama sekali tidak loyal dalam mendukung tim kebanggaannya.

Istilah ini digunakan untuk menyindir para fans yang hanya mendukung suatu tim saat sedang berada kondisi terbaik atau tenar, dan cenderung menghilang jika tim yang didukung dalam kondisi terpuruk.

Selain dipakai dalam dunia olahraga, istilah ini juga digunakan dalam entertainment dan selebritis karena masing-masing aktris maupun seleb juga memiliki fans dan penggemar.

Karbitan juga berlaku bagi selebritis maupun aktris yang namanya melambung (tenar) karena dipaksakan.

Selebritis karbitan umumnya hanya dikenal sesaat dan tidak akan bertahan lama dalam dunia entertainment.

 

***

 

Pakar hukum tata negara, Bivitri Susanti menilai jika Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres Prabowo Subianto,  merupakan cara instan dan sangat memanfaatkan waktu ketika Jokowi menjabat.

"Kalau dalam konteks keluarga Jokowi itu caranya itu yang terlalu instan, yang betul-betul memanfaatkan Jokowi yang masih menjabat," ujarnya saat ditemui wartawan, Senin (16/10/2023).

Selain itu, Bivitri juga merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperbolehkan orang yang berpengalaman menjadi kepala daerah maju sebagai capres dan cawapres meski belum berusia 40 tahun.

Kegamangan Cawapres untuk Prabowo akibat Putusan MK yang Kontroversial.

Putusan ini diisukan menjadi karpet merah bagi putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka maju sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto.

"Kalau menurut saya iya (bangun dinasti politik), karena dia masih menjabat nih," tutur Bivitri.

Bivitri menilai majunya Gibran sebagai cawapres melalui putusan MK merupakan cara yang sangat instan.

"Kalau dalam konteks keluarga Jokowi itu caranya itu yang terlalu instan, yang betul-betul memanfaatkan Jokowi yang masih menjabat," ujarnya.

Dia menjelaskan berbeda bila terkait dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), anak SBY dan Puan Maharani, anak Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

 

***

 

Ada kisah terbaru yang diungkap Aminuddin Ma'ruf, salah satu calon wakil menteri di Kabinet Presiden terpilih Prabowo Subianto yang hadir dalam pembekalan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/10).

Eks Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 ini sempat disinggung soal Wapres terpilih, Gibran Rakabuming Raka, yang pulang duluan dalam pembekalan.

Gibran Rakabuming Raka, yang pulang duluan dalam pembekalan. Gibran pergi meninggalkan lokasi sekitar pukul 13.43 WIB. Ia menumpangi Mobil Toyota Land Cruiser berpelat nomor AD 1523 HU

Ketika disinggung ke mana perginya Gibran, Aminuddin enggan memberikan keterangan. Namun ia menyebut Gibran tidak ikut memberikan arahan kepada calon wamen.

"Gibran mendengarkan arahan Pak Prabowo. Kan ada presiden terpilih," ucap dia.

Juga politikus PAN Bima Arya menyebut Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka, sangat fokus saat mengikuti pembekalan dengan materi cara menghadapi media.

Bima bahkan mengungkap Gibran menjadi salah satu peserta pembekalan yang duduk di posisi paling depan.

"Ya, tadi saya lihat Pak Gibran juga hadir fokus duduk paling depan malah," kata Bima usai mengikuti pembekalan di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Kamis (17/10)

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi pun mengatakan , wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka mengikuti secara penuh pelatihan calon menteri presiden terpilih Prabowo Subianto di Pondok Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 16 Oktober 2024. Namun putra Presiden Joko Widodo itu tidak menyampaikan materi.

Usai pembekalan oleh Prabowo, mantan Wali Kota Solo ini irit bicara.

Dan Gibran sendiri, sejak kampanye, mengakui bahwa dirinya memang irit bicara meskipun pada masa kampanye pemilihan presiden (Pilpres) 2024. "Ya memang seperti itu," ujar Gibran kepada wartawan di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (3/12/2023).

 Wali Kota Solo ini mengatakan, merasa tidak masalah dengan hal tersebut. Ia juga menganggap bahwa hal itu bukan berarti dirinya tidak memiliki gagasan ke depan sebagai cawapres

"Silakan warga yang menilai ya," kata Gibran ketika ditegaskan soal alasannya irit bicara alih-alih jual gagasan.

Ini la sosok Gibran, yang Minggu (20/20) besok akan dilantik sebagai wapres Prabowo.

Apakah kelak ia akan menjadi wapres ban serep? Walahualam. Mari kita ikuti kiprah mantan wali kota Solo ini. ([email protected])

Berita Terbaru

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Darmayu yang viral di Media Sosial (Medsos) Face Book sejak Selasa (15/09/2026) kemarin pagi, akibat postingan keluarga…

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…