Hari Santri Nasional 2024, Khofifah adalah Ibu Santri Jawa Timur

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kontribusi besar Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam memperjuangkan hak-hak santri di Jawa Timur. SP/ RIKO
Kontribusi besar Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam memperjuangkan hak-hak santri di Jawa Timur. SP/ RIKO

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Kholili Kholil, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amiroh Canga’an dan cendekiawan muda Nahdliyin, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi besar Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam memperjuangkan hak-hak santri di Jawa Timur. Salah satu upaya monumental Khofifah adalah pemberian 5.683 beasiswa perguruan tinggi, baik dalam maupun luar negeri, melalui Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) selama masa jabatannya.

“Saya bertemu dengan banyak santri Jawa Timur yang merasa masa depannya lebih cerah berkat beasiswa ini. Bu Khofifah telah memberi mereka kail pancing, bukan hanya ikan. Sebagai insan pesantren, saya pribadi merasa bahwa beliau adalah Ibu Santri-santri Jawa Timur,” ungkap Gus Kholil, Selasa (22/10/2024).

Peran Khofifah dalam Penetapan Hari Santri Nasional

Tak hanya dalam pendidikan, Khofifah memiliki sejarah yang sangat penting dalam penetapan Hari Santri Nasional. Pada tahun 2014, bersama dengan Pratikno, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara, Khofifah turut menyiapkan draf rekomendasi kepada Presiden Joko Widodo untuk menetapkan Hari Santri Nasional. Upaya ini lahir dari keyakinan Khofifah bahwa santri dan para ulama, terutama Nahdlatul Ulama (NU), memiliki peran besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Khofifah secara mendalam menelusuri bukti sejarah perjuangan NU dan santri dalam melawan penjajah, termasuk saat Agresi Militer di Surabaya. Bukti sejarah yang ditemukan menunjukkan bahwa pada 22 Oktober 1945, para kiai dan santri mengeluarkan Resolusi Jihad, yang menyerukan perjuangan habis-habisan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia melawan penjajah. Resolusi ini menjadi dasar penting dalam perlawanan heroik yang puncaknya terjadi dalam Pertempuran Surabaya, 10 November 1945.

Komitmen Khofifah-Emil dalam Meningkatkan Pendidikan Santri

Gus Kholil juga menyoroti penampilan impresif Khofifah-Emil dalam debat Pilgub yang baru saja berlangsung. Menurutnya, tidak ada satu pun kekhawatiran yang diajukan oleh panelis atau paslon lain terkait kondisi Jawa Timur yang belum disentuh oleh Khofifah selama periode sebelumnya. Salah satunya adalah upaya memperkuat kohesi sosial dan pendidikan karakter melalui program bantuan operasional untuk Madrasah Diniyah (Madin) dan pesantren.

“Bu Khofifah dan mas Emil dalam debat pilgub kemarin menunjukkan bahwa komitmen untuk memajukan pesanten telah terbukti dalam 5 tahun kepemimpinan dan akan terus dikembangkan. Ini menjadi salah satu fokus utama beliau ke depan jika kembali diberi amanah oleh rakyat Jawa Timur,” tambah Gus Kholil.

Dengan sejarah panjang dan capaian yang luar biasa ini, Gus Kholil meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Khofifah-Emil, pendidikan santri di Jawa Timur akan semakin maju dan mendunia, membawa santri ke kancah global.

Hari Santri Nasional ini menjadi momen penting untuk mengenang kontribusi santri bagi bangsa dan bagaimana sosok Khofifah terus menjaga semangat perjuangan itu hingga kini, menjadikannya Ibu Santri Jawa Timur. rko

Berita Terbaru

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aktris Nirina Zubir menjalani transformasi fisik dalam film terbarunya berjudul Jangan Buang Ibu. Ia memerankan karakter Ristiana, s…

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sidang dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2019 untuk Yayasan Pondok Pesantren Al Ibrohimi, Manyar, G…

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 PT PLN (Persero) telah diselenggarakan di kantor Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (…

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Jawa Timur, dukungan kepada Emil Elestianto Dardak untuk k…

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komitmen Partai Demokrat untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan rakyat t…