Jumat Berkah

Santri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Rabu 22 Oktober lalu diperingati Hari Santri. Peringatan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap perjuangan besar para santri dan ulama untuk Indonesia. Keputusan untuk menjadikan 22 Oktober sebagai Hari Santri ditetapkan lewat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri.

Mengikuti peradaban zaman, santri dan dunia pesantren saat ini telah berkembang pesat. Banyak sekali pesantren yang telah berakselerasi dengan perkembangan zaman. Para santri dengan bimbingan kiai telah mampu menumbuhkan jiwa wirausaha.

Sebagai contoh, Pesantren Sidogiri di Pasuruan mampu mendirikan jaringan toko ritel di 125 lokasi di Jawa dan Kalimantan. Konsep ritelnya menyerap produk-produk UMKM lokal sehingga memberdayakan masyarakat sekitarnya.

Di Lirboyo, Kediri, para santri mendirikan Lirboyo Bakery, toko roti yang diproduksi oleh mereka sendiri dengan memanfaatkan ceruk pasar dari para santri dan masyarakat sekitar Ponpes Lirboyo. Selain usaha toko roti, para santri juga memiliki usaha pengolahan sampah plastik dan depot air minum.

Saya ingat pendiri organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU). Beliau santri yang mendapat gelar Pahlawan Nasional pada 17 November 1964.

KH Hasyim Asy'ari adalah sosok ulama besar yang menimba ilmu di berbagai pesantren ternama seperti Pesantren Wonokoyo Probolinggo, Pesantren Langitan Tuban, dan Pesantren Trenggilis Semarang. Ia juga pernah belajar di Pesantren Kademangan Bangkalan serta Pesantren Siwalan Sidoarjo di bawah asuhan Kyai Ya'qub.

Selain mendirikan NU, beliau juga dikenal dengan Resolusi Jihad, sebuah seruan monumental yang membangkitkan semangat rakyat melawan penjajah pada 22 Oktober 1945 - tanggal yang kini diperingati sebagai Hari Santri Nasional.

Juga pendiri Muhammadiyah, organisasi Islam pembaharu yang berdampak besar di bidang pendidikan dan sosial. Ia diangkat menjadi Pahlawan Nasional tahun 1961 berdasarkan SK Presiden No. 657 tahun 1961.

KH Ahmad Dahlan, yang lahir dengan nama Muhammad Darwis, menempuh pendidikan di pesantren sejak kecil. Pada usia 15 tahun, ia berangkat ke Makkah dan belajar agama serta bahasa Arab selama lima tahun. Pemikirannya kemudian melahirkan gerakan pembaruan Islam yang menekankan pendidikan modern dan amal sosial.

Salah satu pahlawan besar dalam sejarah Indonesia ini  Pangeran Diponegorojuga memiliki hubungan erat dengan dunia pesantren. Dalam masa kecilnya, Pangeran Diponegoro dibesarkan oleh GKR Ageng Tegalreja - keturunan ulama besar, Ki Ageng Derpoyudo.

Diponegoro dikenal dekat dengan para ulama dan pernah belajar di Pondok Pesantren Gebang Tinatar Ponorogo yang diasuh Kiai Hasan Besari. Ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional melalui Keppres No. 87/TK/1973 berkat perjuangannya memimpin Perang Jawa (1825-1830) melawan Belanda.

Juga KH Wahid Hasyim.

Putra dari KH Hasyim Asy'ari ini dikenal sebagai tokoh pembaharu pendidikan Islam dan Pahlawan Nasional sejak 24 Agustus 1964. Ia adalah ayah dari Presiden ke-4 Indonesia, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

KH Wahid Hasyim menimba ilmu di berbagai pesantren, termasuk Siwalan Panji dan Lirboyo Kediri. Ia kemudian mengelola Pesantren Tebuireng, memperkenalkan sistem pendidikan modern dengan komposisi 70% ilmu umum dan 30% ilmu agama. Gagasannya melahirkan santri-santri yang berwawasan luas tanpa meninggalkan akar spiritual.

Saudara saya ada yang santri salaf di desa desa. Mereka sering menggunakan pakaian tradisional. Ada saudara lain ngaku  santri modern. Suka berpakaian formal gunakan jas.  ([email protected])

 

 

Oleh:

Hj Lordna Putri

Berita Terbaru

Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tiga Daerah, Anggaran Capai Rp46,9 Miliar

Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tiga Daerah, Anggaran Capai Rp46,9 Miliar

Jumat, 15 Mei 2026 22:05 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 22:05 WIB

SurabayaPagi, Tulungagung – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi 45 SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di K…

Walk for Peace 2026 Singgah di Grahadi, Khofifah Serukan Harmoni Antarumat Beragama

Walk for Peace 2026 Singgah di Grahadi, Khofifah Serukan Harmoni Antarumat Beragama

Jumat, 15 Mei 2026 22:00 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 22:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut kedatangan 57 Bhikkhu lintas negara yang menjalankan perjalanan spiritual I…

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Jumat, 15 Mei 2026 21:22 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 21:22 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) melalui program BSI Scholarship kembali membuka akses pendidikan bagi ribuan generasi m…

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Koordinator Komunitas Cinta Bangsa (KCB) Jawa Timur, Holik Ferdiansyah, menyatakan akan mengungkap nama-nama pejabat serta pihak s…

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Warga di kawasan Ring Road Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di tepi jalan, …

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…