Pasar Taruhan Barcelona vs Bayern Munchen: Barca Diunggulkan, Voor 1/4, Bisa Menang Tipis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Barcelona - Jodoh Barcelona dengan Bayern Munchen, selalu tak kemana bila berada di Liga Champions Eropa musim ini. Bahkan, dalam tiga musim terakhir, Barcelona selalu bertemu dengan Die Roten, julukan Bayern Munchen. Dan mereka selalu kalah. Yang paling mencolok, yakni saat Barça dipermak 2-8 oleh Bayern Munchen, yang saat itu masih dilatih Hansi Flick. Kini, Hansi Flick melatih Barcelona, dan memboyong mesin golnya, Robert Lewandowski di La Braugana. Akankah Hansi Flick bisa menebus dosa kekalahan memalukan Barcelona atas Die Bayern saat itu?

Dari pasar taruhan yang dibeberkan pasar Asia dan Eropa, kali ini Barcelona diunggulkan. Ketimbang Bayern Munchen, yang dalam empat tahun terakhir selalu digdaya atas Braugana.

Dikutip dari Asianbookie dan Oddschecker, pasa Selasa (22/10/2024), justru anak asuh Hansi Flick ini diunggulkan oleh para rumah taruhan. Asianbookie sendiri merilis, Handicap Barça ngevoor tim tamu Bayern Munchen dengan voor-vooran 1/4 bola.

Apalagi, pasaran Over/Under, juga menempatkan Pedri Dkk ini diberi peluang koefisien 2.05 dibanding Bayern Munchen yang hanya diberi peluang 1.825.

Sama halnya, juga yang diberikan Oddchecker, dan rumah judi tertua di Inggris, William Hill. Oddschecker menempatkan koefisien 7/5 untuk Hansi Flick. Sementara Bayern 7/4. Sangat tipis. Bahkan, peluang hasil imbang, diberi koefisien 3/1.

Artinya, jalannya pertandingan bisa berlangsung sangat ketat. Baik Barcelona dan Bayern Munchen bisa menang tipis.

Namun, berbeda dengan William Hill, rumah judi tertua di Inggris itu, memberikan peluang Barcelona untuk menang lebih besar dengan koefisien 7/5. Sedangkan, Bayern Munchen justru diberi koefisien 13/8. Terlihat sangat njomplang.

Artinya, William Hill melihat, dibawah Hansi Flick, cukup berpeluang besar bisa menang lebih dari dua gol. Tapi ini menjadi ujian bagi Hansi Flick, yang harus menghapus dosa memalukan skor 2-8 pada Agustus 2020 lalu.

 

Sejarah Kelam Barça

Yah, duel kali ini pasti akan dikaitkan dengan tragedi 8-2 yang terjadi pada Agustus 2020. Kala itu, Blaugrana yang diperkuat Lionel Messi dan Luis Suarez sekalipun, tak bisa menahan laju Die Roten yang ditangani Hansi Flick. Sudah 4 tahun berlalu sejak kejadian itu, Barcelona tetap tidak bisa lepas dari bayang-bayang aib tersebut.

Barcelona sudah 4 kali berhadapan dengan Bayern Munchen sejak kejadian 8-2. Hasilnya, Blaugrana selalu kalah dengan selisih mencolok. Mereka tidak bisa membobol gawang Die Roten. Sebaliknya, Bayern bisa menjejalkan 11 gol lawan Barca.

Kali ini, Barcelona menjamu Bayern dengan situasi berbeda. Klub Catalunya memang masih belum lagi jadi kampiun Eropa. Namun, Barca punya Hansi Flick, yang rekornya sejak awal musim adalah meraih kemenangan dalam 83,33 persen laga bersama Barca. Bahkan persentase itu lebih baik saat ia menangani Bayern (81,40 persen).

 

Tantangan Flick di UCL

Namun, Flick yang canggih pun tidak cukup menawan untuk mengangkat Barca di UCL. Setidaknya, dalam 2 laga awal mereka musim ini. Barcelona masih menempati peringkat 15 klasemen league phase. Setelah kalah 1-2 dari Monaco, mereka menggulung Young Boys 5 gol tanpa balas.

Di kubu lawan, Bayern Munchen datang untuk memperpanjang rekor menang atas Barca. Pasukan Vincent Kompany juga perlu memulihkan diri karena di matchday 2 lalu takluk dari Aston Villa dengan skor tipis 1-0. Itu seakan mengubur kegemilangan Die Roten yang dalam pembukaan UCL bisa membantai Dinamo Zagreb 9-2.

Dengan catatan buruk Barca lawan Bayern, Flick bakal mendapatkan tantangan berat. Namun, ia punya modal besar pula. Satu yang membuat Barcelona era Hansi Flick ini mencolok adalah kemampuan mereka dalam mencetak gol. Di Liga Spanyol, dengan xG hanya 27,84, Blaugrana bisa mengemas 33 gol. Sementara itu, di UCL dengan xG 3,77, jumlah gol mereka mencapai 5.

Selain itu, Barca sangat tajam ketika sudah sampai di kotak penalti. Dari total 39 gol yang dibuat di UCL dan LaLiga, Blaugrana tercatat menciptakan 31 gol di dalam kotak penalti, sisanya 7 dari luar area terlarang.

Tidak dapat diabaikan, Flick memaksa para pemain Barcelona untuk bekerja lebih keras. Hasilnya terlihat dari situasi gol tercipta. Rinciannya, 21 dari open play, 5 dari serangan balik, 10 dari set piece, dan 2 dari penalti. Artinya, dari semua situasi, Barca bisa membobol lawan.

 

Adu Tajam Lewy dan Kane

Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany, menyadari pengaruh besar Hansi Flick tersebut. Namun, sang juru taktik asal Belgia menegaskan timnya datang ke Barcelona untuk menang. Akan jadi catatan tersendiri jika pelatih semuda Kompany bisa mengatasi taktik Flick.

"Beberapa pelatih telah memberikan banyak kontribusi untuk FC Bayern, dan dia (Flick) adalah salah satunya. Jupp Heynckes, Pep Guardiola dan yang lain. Tentu saja ini (Barcelona vs Bayern Munchen) akan menjadi pertandingan yang spesial baginya. Namun, kami ingin menang" kata Kompany, dikutip dari Bavarian Football Works.

Di luar kemampuan Barcelona yang berbahaya untuk Bayern, pertandingan ini juga akan menjadi ajang adu tajam bagi striker kedua tim. Musim ini, baik Robert Lewandowski di kubu Barca maupun Harry Kane di kubu Bayern tampil on fire.

Lewandowski sudah mencetak 12 gol dari 10 pertandingan di semua kompetisi, sementara itu Harry Kane memiliki catatan yang tidak kalah impresif. Kapten Timnas Inggris tersebut telah mencetak 12 gol dari 11 pertandingan musim ini.

"Robert (Lewandowski) adalah penyerang yang fantastis, salah satu yang terbaik di generasi saya, ini akan menjadi pertandingan yang istimewa," ungkap Harry Kane dikutip dari Football Espana.

Tantangan bagi Hansi Flick adalah posisi kiper. Ia mesti memilih Inaki Pena atau Wojciech Szczesny. Selain itu, Barca masih kehilangan Ronald Araujo, Ferran Torres, hingga Andreas Christensen. Formasi paling aman untuk Barcelona adalah 4-2-3-1 dengan mengandalkan duo winger yang tengah on fire, Lamine Yamal dan Raphinha.

Di kubu lawan, Bayern Munchen masih kehilangan Aleksandar Pavlovic, Hiroki Ito, Josip Stanisic, dan Jamal Musiala. Harry Kane yang mencetak quattrick di laga perdana UCL akan tetap menjadi ujung tombak. rmc

 

Prakiraan Susunan Pemain:

BARCELONA (4-2-3-1) : Inaki Pena (GK); Jules Kounde, Inigo Martinez, Paul Cubarsi, Alejandro Balde; Frenkie de Jong, Marc Casado; Lamine Yamal, Pedri, Raphinha; Robert Lewandowski

Pelatih: Hansi Flick

 

BAYERN MUNCHEN (4-2-3-1): Manuel Neuer (GK); Rafael Guerreiro, Dayot Upamecano, Kim Min-Jae, Alphonso Davies; Joshua Kimmich, Joao Palhinha; Michael Olise, Thomas Müller, Serge Gnabry; Harry Kane

Pelatih: Vincent Kompany

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…