Simpang Siur Soal "Buang" Mobil Dinas Impor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mobil Maung produksi PT Pindad, yang telah digunakan oleh Presiden Prabowo Subianto, akan menjadi mobil dinas Menteri.
Mobil Maung produksi PT Pindad, yang telah digunakan oleh Presiden Prabowo Subianto, akan menjadi mobil dinas Menteri.

i

Tiga Menteri Tak Seirama Bahas Rencana Presiden Prabowo ingin Mobil Dinas Impor tak Digunakan Lagi dan Diganti Produk Dalam Negeri

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sampai semalam, sudah tiga Wakil Menteri yang membahas terkait mobil dinas impor tak digunakan lagi dan diganti produk dalam negeri. Tiga wakil menteri itu adalah Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu, Wakil Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Kaharuddin Djenod Daeng Manyambean dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Kaharuddin Djenod, minta soal kebijakan tersebut nunggu pengumuman langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Awalnya, Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu yang mem-publish Presiden Prabowo Subianto ingin agar mobil dinas impor tak digunakan lagi dan diganti produk dalam negeri.

Bahkan Anggito bilang arahan Prabowo semua mobil dinas impor mau diubah mulai minggu depan.

Dalam acara Dies Natalis ke-15 & Lustrum III Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada 2024 yang disiarkan virtual, pada Senin (28/10/2024) pagi, Anggito menjadi salah satu pembicara dalam acara itu. Disitulah Anggito bicara soal rencana mengubah mobil dinas dengan produksi Pindad.

Dia menyebut mulai minggu depan akan ganti mobil dinas dari Alphard menjadi buatan PT Pindad. Bukan cuma dirinya para menteri hingga eselon I pun dapat arahan yang sama soal penggunaan mobil Pindad.

"Minggu depan saya akan pakai mobilnya Maung itu, mobilnya Pindad karena Pak Prabowo sudah bilang minggu depan tidak ada lagi barang impor untuk mobil eselon I sampai sama menteri, luar biasa," kata Anggito.

Belakangan, ketika ditemui di siang harinya usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan dengan Prabowo, Anggito justru mengatakan belum ada arahan resmi dari Prabowo untuk penggunaan Pindad sebagai mobil dinas. Menurutnya, untuk merealisasikan rencana tersebut tentu butuh waktu dan tak bisa begitu saja dilakukan.

"Ya masih ada apa namanya, butuh waktu lah," kata Anggito singkat ketika ditanya awak media.

 

Gunakan Produk dalam Negeri

Anggito melanjutkan sebetulnya apa yang diperintahkan Prabowo adalah semangat untuk menggunakan produk dalam negeri daripada impor. "Itu kan semangatnya aja," sebutnya.

Anggito Abimanyu, menyebut mulai minggu depan akan ganti mobil dinas dari Alphard menjadi buatan PT Pindad.

"Minggu depan saya akan pakai mobilnya Maung itu, mobilnya Pindad karena Pak Prabowo sudah bilang minggu depan tidak ada lagi barang impor untuk mobil eselon I sampai sama menteri, luar biasa," kata Anggito dalam acara Dies Natalis ke-15 & Lustrum III Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada 2024 yang dilihat virtual, Senin (28/10/2024).

Anggito menyebut bahwa Pindad telah merancang mobil dengan 70% kapasitasnya adalah buatan dalam negeri.

"Profesor Sigit Santosa dari ITB (Direktur Teknologi dan Pengembangan Pindad) yang menyampaikan dia merancang mobil Indonesia 70% itu dari produk dalam negeri," imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose menyebut pihaknya masih menunggu tindaklanjut terkait tata cara pengadaan mobil dinas dari masing-masing kementerian.

"Kami masih menunggu tindak lanjut karena pasti ada aturan atau tata cara pengadaannya dari masing-masing kementerian," ucap Abraham kepada detikcom.

Abraham menyambut positif rencana tersebut karena dinilai sebuah tindakan nyata dari presiden sebagai bentuk keberpihakan industri dalam negeri.

"Apapun ini merupakan suatu arahan yang luar biasa dan tindakan yang nyata dari Bapak Presiden Prabowo Subianto terhadap keberpihakan industri dalam negeri dengan memberikan kesempatan untuk kami PT Pindad sehingga kita punya industri mobil atau otomotif," tutur Abraham.

 

Akan Diumumkan Prabowo Sendiri

Terpisah, pada hari yang sama, Wakil Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang mengatakan kebijakan tersebut nanti akan diumumkan langsung oleh Prabowo. Danantara sendiri nantinya akan ikut mengelola Pindad.

"Nanti itu diumumkan presiden," ujar Djenod ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan.

Lebih lanjut ketika ditanya apakah Pindad mampu memproduksi mobil untuk jumlah kabinet yang besar, Djenod pun memberi sinyal positif. "Sangat siap," ujarnya singkat.

 

Wamen Pertanian tak Tahu

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono angkat bicara. Sudaryono mengaku tak mengetahui apakah ada arahan dari Prabowo agar para menteri menggunakan mobil buatan PT Pindad.

"Aku nggak tahu. Ya kalau kita diperintah kita laksanakan," ujar Sudaryono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/10/2024). Sudaryono menjawab pertanyaan wartawan terkait mobil buatan Pindad untuk para menteri.

Sudaryono mengatakan dirinya siap memakai mobil buatan Pindad bila diperintah Prabowo. "Kalau diperintah pakai kita pakai, dan saya jujur saja kalaupun harus beli, saya beli itu mobil Pindad," sambungnya.

"Kita ini nasionalis, kita bangga juga, kan pengen juga punya mobil bareng samaan bareng Pak Presiden," lanjutnya. n ec/erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital telah menjangkau 1.004.298 kepala…

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - DPRD Surabaya mendukung langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan moratorium perizinan rumah hiburan umum (RHU) baru.…

Pemkab Tambah Anggaran 10 Miliar, Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Ponorogo

Pemkab Tambah Anggaran 10 Miliar, Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Ponorogo

Minggu, 04 Okt 2026 15:34 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mempercepat perbaikan jalan yang rusak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menambah anggaran sekitar Rp10 miliar melalui…

Dipicu Emisi Kendaraan dan Debu Jalan, Kasus ISPA Di Surabaya Meningkat

Dipicu Emisi Kendaraan dan Debu Jalan, Kasus ISPA Di Surabaya Meningkat

Minggu, 04 Okt 2026 15:26 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kondisi lingkungan yang dipenuhi debu dan asap kotor hingga emisi kendaraan bermotor di puncak kemarau mengakibatkan lonjakan…

Pengunjung Diajak Membatik Langsung di Fave Hotel Sidoarjo

Pengunjung Diajak Membatik Langsung di Fave Hotel Sidoarjo

Minggu, 04 Okt 2026 15:03 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Amazing dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2 Oktober 2026, fave hotel Sidoarjo berkolaborasi dengan Batik Namiroh,…

Tertular dari Keluarga, 254 Anak di Bawah 14 Tahun di Ponorogo Terjangkit TBC

Tertular dari Keluarga, 254 Anak di Bawah 14 Tahun di Ponorogo Terjangkit TBC

Minggu, 04 Okt 2026 14:41 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hingga September, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mencatat ratusan anak terdeteksi positif tuberkulosis (TBC)…