Pejalan Kaki Tewas Terpental Masuk ke Selokan, Penabrak Kabur

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kecelakaan tabrak lari yang mengakibatkan tewasnya warga Kelurahan Plosoarang Kecamatan Sananwetan Kota Blitar pada Minggu (15/12) pukul 04.00  kini masih dalam penyelidikan Unit Laka Polres Blitar Kota. 

Hal itu disampaikan Kanit Laka Ipda Bagus Prabowo SH melalui Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar SH pada wartawan.

Korban diketahui bernama Fredi Wibowo (47) warga Jalan Sawit Kel Plosoarang Kec Sananwetan Kota Blitar itu tewas setelah ditabrak pengendara motor  yang belum diketahui identitasnya. Korban terpental hingga masuk ke parit dan meninggal dunia karena luka luka yang parah.

"Benar kejadian laka (kecelakaan) di Jalan Kenari Kota Blitar mengakibatkan meninggalnya korban, sesuai olah TKP oleh Unit Laka Lantas Polres Blitar Kota dan saksi saksi, korban berjalan kaki sebelah timur jalan Kenari, ketika berjalan korban ditabrak pengendara motor yang melaju dari arah Utara ke Selatan, rupanya pengendara motor langsung kabur, untuk sementara jenis motor nomor kendaraan termasuk pengendara motor belum di ketahui," terang Iptu Samsul.

Setelah warga mengetahui kejadian itu langsung melapor ke Polsek Sananwetan dan polisi lalu lintas Polres Blitar Kota guna evakuasi korban dengan posisi tertelungkup dan tampak luka luka pada punggungnya.

Jasad korban selanjutnya dirujuk ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Pihak unit Laka lakukan penyelidikan untuk kendaraan yang diduga terlibat kecelakaan, sekaligus melakukan pemeriksaan CCTV sekitar TKP.

"Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Mardi Waluyo guna permintaan ver mayat, dan Unit Laka lakukan penyelidikan termasuk melihat CCTV yang ada di sekitaran TKP, untuk sementara pengendara motor yang belum diketahui identitasnya diduga kurang konsentrasi, yang mengakibatkan kecelakaan," pungkas Iptu Samsul Anwar. Les

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…