Patrick Kluivert, Pernah Digaji Klub di Turki Rp2,3 Miliar Perbulan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hingga Minggu sore (12/1) PSSI belum membuka secara resmi  gaji Patrick Kluivert?

Melansir dari laman resmi PSSI, Kluivert dikontrak selama dua tahun oleh PSSI, yaitu mulai dari 2025 hingga 2027, dengan opsi perpanjangan kontrak. Saat melatih Skuad Garuda nanti, Kluivert akan dibantu oleh beberapa asisten pelatih dari Belanda seperti Alex Pastoor dan juga Denny Landzaat.

Tak hanya itu, akan ada dua pelatih lokal Indonesia yang menjadi asisten pelatih.

Sampai saat ini, belum ada informasi resmi dari PSSI mengenai besaran gaji yang akan didapat Patrick Kluivert, Pelatih Baru Timnas Indonesia. Namun jika melirik gaji Shin Tae-yong, mantan Pelatih Timnas di periode pertama (2019-2024) yaitu sebesar Rp14,2 miliar per tahun atau sekitar Rp1,1 miliar per bulan.

Dan, periode kedua (2024-2027), Shin Tae-yong memperoleh gaji sebesar Rp23,6 miliar per tahun atau Rp1,9 miliar per bulan.

 

Gaji di Sebuah Klub di Turki

Haris Pardede, pengamat sepak bola mengungkapkan jika gaji pelatih Timnas yang baru diyakini sesuai dengan kantong federasi.

Dapat dikatakan gaji Patrick Kluivert mungkin tidak jauh berbeda dari gaji yang diterima oleh STY. Diprediksi Kluivert bakal menerima gaji sebesar Rp1,3-1,5 miliar per bulan atau Rp18 miliar per tahunnya. Gaji yang diterimanya itu, mengingat Patrick Kluivert belum bisa menunjukkan hasil di Timnas Indonesia.

Dikutip dari akun Instagram media olahraga Turki, Zpor, klub yang dilatih oleh Patrick Kluivert punya tunggakan ke Kluivert  sebesar 142.000 Euro . Hal ini lantas membuat spekulasi baru kalau Patrick Kluivert, pernah digaji 142.000 Euro atau Rp2,3 miliar perbulan. n rmc

Berita Terbaru

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri masih menunggu Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan dalam rangka menentukan langkah penyelesaian proyek…

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri memberikan penjelasan berkaitan dengan masalah fasilitas umum…

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…