Jumlah Keberangkatan Penumpang dari Stasiun Malang Naik 3,8 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penumpang KAI dari pemberangkatan Stasiun Malang tampak ramai. SP/ MLG
Ilustrasi. Penumpang KAI dari pemberangkatan Stasiun Malang tampak ramai. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Berdasarkan data dari PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya jumlah penumpang berangkat dari Stasiun Malang, Jawa Timur, sepanjang tahun 2024 mengalami kenaikan 77.319 orang atau sekitar 3,8 persen.

"Pada Januari hingga Desember 2024 PT KAI Daop 8 melayani 2.071.497 penumpang, mengalami peningkatan 3,8 persen dibandingkan dengan tahun 2023 sebanyak 1.994.178 penumpang," jelas Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya Luqman Arif, Selasa (14/01/2025).

Berdasarkan data dari PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya jumlah penumpang berangkat yang mencapai 2.071.497 orang itu pada tahun lalu, terdiri atas 161.869 orang pada Januari 2024, 154.020 orang pada Februari 2024, 143.446 orang pada Maret 2024, 171.146 orang April 2024, 185.402 orang pada Mei 2024, 180.017 orang pada Juni 2024.

Kemudian, 183.856 orang pada Juli 2024, 176.416 orang pada Agustus 2024, 166.956 orang pada September 2024, 173.712 orang pada Oktober 2024, 172.250 orang pada November 2024, 202.407 orang pada Desember 2024.

"Pada periode Desember 2024 jumlah keberangkatan penumpang dari Stasiun Malang paling tinggi," ujarnya

Lebih lanjut, peningkatan jumlah keberangkatan penumpang yang muncul sepanjang 2024 karena tingginya minat masyarakat menggunakan angkutan kereta apa untuk bepergian ke daerah tujuan, lantaran dirasa lebih efisien dari segi waktu dan mudah diakses.

Sehingga dengan begitu, PT KAI Daop 8 Surabaya terus berusaha untuk memastikan layanan perjalanan kereta api dapat melayani masyarakat dengan selamat, cepat, tepat waktu, serta nyaman.

"Kami terus berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik dengan berbagai inovasi dan peningkatan fasilitas, serta berupaya tepat waktu sampai tujuan untuk kepuasan pelanggan," tuturnya. ml-01/dsy

Berita Terbaru

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 30 penyedia makan minum melakukan penandatanganan kontrak payung harga konsolidasi bersama Pemerintah Kota …

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Prabowo Subianto menegaskan terbuka dengan masukan apa pun, termasuk dari anak-anak di desa. Bahkan, yang disampaikan…

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Jokowi, hanya tengah menunjukkan ambisi kekuasaan tanpa batas." Guntur RomliJuru Bicara PDIP SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian kepala kerbau diinjak…

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang dugaan korupsi yang menjerat eks Bupati Pati, Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang berakhir ricuh. Ini usai majelis hakim…

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

"Memang teman-teman variasi besaran penghasilan berbeda, dan jauh sekali. Saya nggak enak menyampaikan di Jakarta, ada yang dapatnya, orderan sebulan…

Pelaku Pelanggaran Privasi Grup K-Pop Dihukum Rp 350 Juta

Pelaku Pelanggaran Privasi Grup K-Pop Dihukum Rp 350 Juta

Senin, 29 Jun 2026 20:25 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku pelanggaran privasi terhadap grup K-Pop paling populer sedunia itu kini dihukum penjara. Pelaku pelanggaran privasi grup…