Dishub Tulungagung Berdayakan Puluhan Jukir Jadi Petugas JPL Kereta Api

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan pos jalur perlintasan langsung (JPL) kereta api yang dibangun Dishub Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG
Penampakan pos jalur perlintasan langsung (JPL) kereta api yang dibangun Dishub Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung  - Meski saat ini sudah ada sembilan pos jalur perlintasan langsung (JPL) kereta api yang dibangun Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung pada 2024. Sehingga, Dishub akan memberdayakan puluhan juru parkir untuk menjadi petugas jaga JPL.

Diketahui, terdapat sembilan pos JPL tersebut tersebar di sejumlah lokasi, yakni satu JPL di Ngujang, satu di Ketanon, dua di Plosokandang, satu di Desa Bendiljati, satu di Gendingan, satu di Pulosari, dan dua di Buntaran.

Namun, terdapat tiga pos JPL yang belum beroperasi, yaitu di Desa Buntaran dan Desa Pulosari. Masalahnya bukan pada infrastruktur, melainkan karena belum tersedia petugas jaga

"Iya, kami memanfaatkan petugas juru parkir yang bersedia beralih menjadi petugas JPL," ungkap Panji Putranto, Selasa (11/02/2025).

Setiap pos JPL memerlukan minimal empat petugas yang bertugas secara bergantian dalam tiga shift per hari. Dengan kebutuhan 36 petugas untuk sembilan JPL, saat ini Dishub hanya memiliki 27 petugas.

"Sebelum 2024, kami sempat merekrut tenaga honorer untuk JPL di Desa Ketanon, tetapi sekarang itu tidak lagi memungkinkan," tambahnya.

Dishub juga mempertimbangkan domisili calon petugas jaga agar dekat dengan lokasi JPL yang akan ditempati.

Hingga JPL yang belum beroperasi bisa difungsikan, Dishub Tulungagung telah memasang papan peringatan bagi masyarakat untuk berhati-hati saat melintas.

"Tahun ini kami tidak berencana menambah pembangunan JPL. Fokus kami adalah memenuhi kebutuhan SDM untuk pos yang sudah ada," kata dia.

Disatu sisi, Dishub Tulungagung juga terus memaksimalkan pembayaran parkir menggunakan QRis. Untuk mencegah adanya pungutan liar lagi di kawasan Kabupaten Tulungagung. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu meningkatnya harga gabah kering panen (GKP) maupun gabah kering giling (GKG) di tingkat petani, membuat harga beras premium…

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini warga di Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dihebohkan dengan lahirnya seekor anak sapi…

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pasca anjloknya harga telur, kini giliran peternak ayam pedaging (broiler) di Ngawi juga bernasib sama dan terancam gulung tikar.…

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Para pedagang alat tulis kian sumringah menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Pasalnya, di momen tersebut para orang tua bersama…

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai salah satu langkah strategis untuk perlindungan sistem layanan digital pemerintah di tengah meningkatnya ancaman serangan…

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun  ‎

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun ‎

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegagalan Pemerintah Kota Madiun meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai menjadi sin…