Kemenperin Sambat Premanisme Ormas, Batalkan Investasi Ratusan Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Praktik premanisme oknum organisasi masyarakat (ormas) di berbagai industri di Indonesia mulai dikeluhkan. Polri belum tangani. 

Selasa (11/2), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mulai buka suara soal premanisme oknum organisasi masyarakat (ormas).

Masalahnya premanisme oknum ormas itu menyebabkan batalnya investasi ratusan triliun. Menurut Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif, ulah oknum ormas memang menghambat upaya investasi sektor manufaktur. 

Oleh karena itu pihaknya sudah mengupayakan beberapa industri strategis masuk ke dalam kategori objek vital yang mendapatkan pengamanan dari kepolisian. 

Isu premanisme oknum ormas, sebelumnya disampaikan oleh Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI), Sanny Iskandar.

"Kemenperin sudah mengupayakan beberapa industri strategis masuk dalam kategori objek vital yang mendapatkan pengamanan dari kepolisian. Kami menerima laporan serupa bahwa ada ormas-ormas yang diduga menghambat upaya investasi di bidang manufaktur," kata Febri di Jakarta, Selasa (11/2/2025). 

 

Aparat Penegak hukum Diminta 

Febri berharap aparat penegak hukum turut berperan memberikan keamanan dan kepastian hukum bagi investasi. Hal ini dibutuhkan untuk menurunkan biaya-biaya yang tidak perlu, khususnya menurunkan pungli terkait investasi pabrik baru.

"Kami berharap penegak hukum, terutama pemegang keamanan memberikan keamanan dan kepastian hukum bagi investasi guna menurunkan biaya-biaya yang tidak terkait, atau menurunkan pungli lah, pungli terkait dengan investasi pabrik baru," ujar Febri. 

Apalagi pungli dalam pembangunan pabrik baru akan meningkatkan biaya investasi yang lebih tinggi. 
 

Ormas Minta Jatah 

Pada kesempatan itu Febri mengaku pihaknya mendapat laporan adanya ulah preman yang mengelola scrap atau sisa material industri yang tidak terpakai tanpa ada pengaturan khusus.

"Kita juga ada yang laporan preman yang mengelola scrap hasil, bahan baku pabrik yang tidak terpakai, itu juga ada. Bahan baku daur ulang, pungli di pabrik. Karena gini itu perlu diatur juga, banyak kami dapat info preman di sekitar Bekasi, Purwakarta, dia ngelola scrap. Kita mau diatur lah tata niaganya," pinta Febri. 

Sebelumnya, Sanny menjelaskan bahwa banyak ormas yang meminta jatah terkait dengan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para pengusaha di kawasan industri. Misalnya terkait dengan penetapan kavling untuk pengelolaan limbah. 

"Yang namanya rebutan daripada limbah ekonomis itu sudah mulai dari investor sudah milih kavling. Itu cepat sekali terdengar (oleh ormas) dan itu sudah nongkrong semua itu. Jadi udah minta jatah semua. Pak itu buat saya ya. Buat saya," kata Sanny dalam Dialog Nasional HKI di Kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2025). n ec, erc, rmc

Berita Terbaru

Terdampak Kekeringan, Trenggalek Distribusikan 2,5 Juta Liter Air ke 52 Desa

Terdampak Kekeringan, Trenggalek Distribusikan 2,5 Juta Liter Air ke 52 Desa

Selasa, 29 Sep 2026 12:45 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 12:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang kesulitan mendapatkan air selama kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah…

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Satpol PP Terapkan Pendekatan Humanis di Lapangan

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Satpol PP Terapkan Pendekatan Humanis di Lapangan

Selasa, 29 Sep 2026 12:28 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti insiden viral petugas Satpol PP yang diduga menghentikan laju ambulans, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta…

Pemkot Surabaya dan Baznas Salurkan Beasiswa S1 RPL bagi Guru PAUD

Pemkot Surabaya dan Baznas Salurkan Beasiswa S1 RPL bagi Guru PAUD

Selasa, 29 Sep 2026 12:16 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka meningkatkan pengalaman mengajar minimal dua tahun yang dimiliki para guru dikonversi menjadi satuan kredit semester…

Jelang Musim Hujan, Pemkab Sidoarjo Percepat Pembangunan Rumah Pompa

Jelang Musim Hujan, Pemkab Sidoarjo Percepat Pembangunan Rumah Pompa

Selasa, 29 Sep 2026 12:08 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 12:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna mencegah banjir menghadapi musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mempercepat pembangunan rumah pompa Sidokare…

Pantau Kasus Influenza A, Dinkes Ponorogo Perkuat Fasilitas Kesehatan dan SKDR

Pantau Kasus Influenza A, Dinkes Ponorogo Perkuat Fasilitas Kesehatan dan SKDR

Selasa, 29 Sep 2026 11:59 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya dalam pemantauan penyakit dengan gejala menyerupai influenza, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo,…

Lewat Aksi Bergizi, Pemkab Pamekasan Dorong Pesantren Pelopori Kesehatan Masyarakat

Lewat Aksi Bergizi, Pemkab Pamekasan Dorong Pesantren Pelopori Kesehatan Masyarakat

Selasa, 29 Sep 2026 11:55 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai langkah strategis dalam peningkatan kualitas hidup sehat masyarakat melalui kegiatan aksi bergizi, Pemerintah Kabupaten…