10.000 Kursi Bus Disiapkan untuk Mudik Gratis Jatim 2025

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jumlah bus disediakan bertambah dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. SP/DOC
Jumlah bus disediakan bertambah dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. SP/DOC

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Menjelang memasuki bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah / 2025 Masehi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tengah menyiapkan program mudik gratis lebaran yang rutin dilakukan setiap tahunnya.

Menariknya, pada tahun ini, jumlah bus yang disediakan bertambah dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga kuota pemudik yang difasilitasi juga meningkat drastis.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono, mengungkapkan bahwa peningkatan ini merupakan bagian dari upaya Pemprov untuk mempermudah masyarakat dalam merayakan Lebaran di kampung halaman.

"Tahun lalu, kuota pemudik dari Surabaya sebanyak 5.000 orang, tahun ini kita naikkan menjadi 10.000 penumpang," ujar Nyono, pada Rabu, 12 Februari 2025.

Untuk kemudahan masyarakat, pendaftaran mudik akan dibuka melalui dua metode, yaitu online dan offline.

"Kita memahami bahwa tidak semua warga terbiasa dengan sistem online, jadi pendaftaran offline tetap dibuka di Kantor Dinas Perhubungan Jatim, Jalan Ahmad Yani No.268, Surabaya," jelas Nyono.

Program mudik ini tidak hanya melayani rute dalam provinsi, tetapi juga mencakup perjalanan ke luar Jawa Timur, termasuk Jakarta, dengan sistem pulang-pergi (PP).

"Secara keseluruhan, 20 kabupaten/kota di Jatim akan menjadi tujuan utama, dengan tambahan destinasi antarprovinsi yang semakin luas," ungkap Nyono.

Meski belum ada pengumuman resmi mengenai tanggal pendaftaran, dipastikan program ini akan dibuka mendekati Lebaran. "Informasi lebih lanjut akan segera kami sampaikan," tambahnya.

Kendati demikian, dengan peningkatan kuota dan jangkauan yang lebih luas, Mudik Gratis Jatim 2025 menjadi solusi ideal bagi perantau yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman.lni/ana

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…