Tekan Angka Inflasi, Dikop-UMP Banyuwangi Gelar Operasi Pasar Murah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dikop-UMP) rutin menggelar operasi pasar murah di masyarakat sekitar. SP/ BYW
Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dikop-UMP) rutin menggelar operasi pasar murah di masyarakat sekitar. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya menekan laju angka inflasi sekaligus menjaga stabilitas harga dan stok bahan pokok penting (bapokting) di tengah masyarakat, Pemkab Banyuwangi (Pemkab) melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dikop-UMP) mengadakan Operasi Pasar di Terminal Jajag, Dusun Kampung Baru, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran.

Kepala Diskop-UMP Nanin Oktaviantie mengungkap, pihaknya bekerjasama dengan Bulog setempat untuk menekan angka inflasi di saat beberapa harga bahan pokok melambung.

“Dalam pengendali inflasi, kita bersama stakeholder terkait akan menggelar operasi pasar setiap hari di kecamatan yang telah dijadwalkan,” ujarnya, Selasa (18/02/2025).

Tentu saja adanya Operasi Pasar Murah itu, disambut baik dan antusias masyarakat di Terminal Jajag. Masyarakat ramai-ramai mendatangi stand secara bergiliran. “Antusias masyarakat sangat tinggi, dalam waktu satu jam, sudah hampir habis barang yang kami bawa,” kata Kordinator Operasi Pasar Murah, Samsul.

Sebagai informasi, dalam operasi pasar murah itu, sejumlah bahan pokok tersedia dan bisa ditebus warga dengan harga miring. Bahan-bahan itu antara lain, gula pasir yang dijual dengan harga Rp 17.500 per kilogram, beras premium dengan harga Rp 69 ribu per lima kilogram, dan minyak goreng Rp 15.700 per liter. 

“Itu Harga Eceran Tertinggi (HET) yang di bawah rata-rata harga pasaran, ada selisih Rp 2.000 hingga Rp 4.500,” ucapnya.

Samsul menyampaikan, warga dalam pembelian dibatasi. Itu dilakukan agar penjualan terbagi secara merata. Selain itu, pihaknya juga berharap dengan adanya operasi pasar murah, diharapkan harga bahan pokok menjelang Ramadhan bisa lebih terkendali, sehingga tidak terlalu membebani masyarakat.

“Satu orang hanya boleh beli maksimal dua paket, ini bertujuan agar semua kebagian," ujarnya. by-01/dsy

Berita Terbaru

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Sejak Tahun 2022, Puan Maharani Umumkan Ketum DPP PDIP Megawati Baru akan Hadir jika PDIP Gelar Acara-acara Besar dan Penting. Puan Akui Megawati Tugaskannya…

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan 'kebakaran' saat pembukaan perdagangan pekan depan pada Senin esok (2/2). Menurut…

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil di luar negeri, mulai diusut. Komisi Pemberantasan Korupsi…

Orang-orang Curang

Orang-orang Curang

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut Alkitab, orang-orang yang curang adalah mereka yang melakukan ketidakjujuran dalam berdagang (menggunakan timbangan…