Ramai Kunjungan, Wisata Goa Ngerong Simpan Keindahan dan Cerita Mistis Tuban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Keindahan yang menyimpan mistis destinasi wisata Goa Ngerong yang berada di Jalan Raya Rengel, Tuban, Jawa Timur. SP/ TBN
Keindahan yang menyimpan mistis destinasi wisata Goa Ngerong yang berada di Jalan Raya Rengel, Tuban, Jawa Timur. SP/ TBN

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Destinasi wisata alam Goa Ngerong yang berada di Jalan Raya Rengel, Tuban, Jawa Timur tak pernah sepi pengunjung. pengunjung dapat menikmati bermain air sungai yang jernih dengan ribuan ikan dan kelelawar yang bergelantungan di dinding gua, Selasa (18/02/2025).

Bahkan, destinasi wisata ini dengan lokasinya yang masih asri ini menawarkan pemandangan alam yang indah namun menyimpan cerita mistis. Beragam cerita mitos beredar di kalangan masyarakat tentang Gua Ngerong, mulai dari pertapaan Raden Arya Bangah, hingga tokoh sakti Kembangjoyo dan kecantikan Putri Ngerong.

Putri Ngerong digambarkan sebagai sosok yang bertapa di dalam gua hingga raganya menghilang. Legenda mengatakan bahwa sang putri, mengenakan kebaya dengan selendang di bahunya dan membawa tas belanjaan khas orang dusun, masih sering terdengar suaranya dan muncul di tengah kesibukan orang yang menabur bunga. 

Selain itu, Gua Ngerong juga dikenal dengan cerita mistis yang menyelimutinya. Masyarakat percaya bahwa ikan dan kura-kura yang menghuni kolam di dalam gua adalah jelmaan bidadari dan sinopati kerajaan Gumenggeng yang dikutuk oleh dewa.

Meskipun ikan-ikan tersebut terlihat jelas di permukaan kolam, menangkapnya merupakan tantangan besar. Banyak yang mempercayai bahwa ikan-ikan ini adalah piaraan Putri Ngerong. Salah satu mitos yang paling dikenal di Gua Ngerong adalah larangan menangkap dan membawa pulang ikan maupun bulus (penyu air tawar).

Untuk menikmati panorama tersebut, pengunjung harus membayar tiket seharga Rp 5.000 untuk anak-anak dan Rp 7.000 untuk orang dewasa. Pengunjung dapat berenang atau mandi dengan pelampung karet yang disewakan oleh pengelola dan warga sekitar. Lapak-lapak pedagang makanan dan biji kapas juga tersedia di lokasi. tb-01/dsy

Berita Terbaru

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…