Terobos Traffic Light, Bus Pariwisata Tabrak Pengendara Motor, Pasutri Tewas di TKP

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bus yang terlibat kecelakaan diamankan polisi. SP/Lestariono
Bus yang terlibat kecelakaan diamankan polisi. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Sepasang pasutri di Blitar tewas usai tertabrak bus pariwisata di perempatan Traffic light Jalan Raya Blitar-Kediri Kec Srengat Kabupaten Blitar pada Selasa (18/2) pagi sekitar pukul 06.00. Kini kasus tersebut dalam proses penyidikan dan pemeriksaan Satlantas Polres Blitar Kota.

Dalam penyelidikan Unit Laka Satuan Polisi Lalu Lintas, saat olah TKP diketahui bahwa bus pariwisata AG 7341 UP yang dikemudikan Danik Eko Irawanto (35) warga Kabupaten Malang ini melaju dari arah Barat (Kediri) menuju ke arah Timur (Blitar) dengan kecepatan tinggi sehingga tidak sempat mengerem atau memperlambat laju walau sopir melihat traffic light warna merah.

Bersamaan itu ada pengendara motor Suzuki Smash AG 3497 DO yang dikendarai pasutri Suparno (59) dan istrinya Sumiati (57) warga Desa Ngaglik Kec Srengat Kab Blitar, dari arah Selatan menuju Utara akhirnya terjadilah benturan keras antar bus dan pengendara sepeda motor yang menakibatkan pasutri tersebut tewas di TKP, sedang motor terpental jauh.

Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Andreas Andang Wastoyono pada wartawan, kecelakaan antara bus pariwisata dan pengendara motor  yang mengakibatkan tewasnya pasutri itu, diduga bus Mercedes -Benz yang beroda 6 itu melaju dari arah barat dengan kecepatan tinggi.

“Betul sesuai olah TKP dan saksi-saksi di TKP, bus besar itu menerjang Traffic light saat menyala merah, bahkan sempat menyalip 3 mobil yang berhenti di stopan, bertepatan itu pengendara motor Smash (korban) dari arah Selatan menuju ke Utara karena lampu hijau, akibatnya benturan keras terjadi, benar untuk korban MD dua yang merupakan pasutri, selanjutnya kita bawa ke RSUD Srengat, sedang mobil bus pariwisata kita amankan untuk pengemudi kita amankan selanjutnya untuk pemeriksaan, pengemudi bus kurang konsentrasi," kata AKP Andang Wistoyono. Les

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…