SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi siap menggelar Pasar Takjil Ramadhan yang dikemas dalam 'Festival Ngerandu Buko' menjelang bulan suci Ramadhan yang akan berlangsung selama sebulan penuh, mulai pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Festival 'Ngerandu Buko' sendiri berasal dari bahasa Osing yang berarti 'menunggu waktu berbuka'. Selain tersebar di kecamatan dan desa, beberapa lokasi baru juga disiapkan, salah satunya Pantai Marina Boom.
"Salah satu tradisi menarik di Indonesia selama Ramadan adalah berburu makanan takjil di sore hari. Karenanya, kami mendorong agar pasar takjil ini semarak di seluruh kecamatan dan desa di Banyuwangi," ungkap Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Kamis (27/02/2025).
Lebih lanjut, kata Bupati Banyuwangi itu, Pasar Takjil Ramadhan akan menjadi momentum yang tepat untuk menggerakkan perekonomian warga dan pelaku usaha mikro.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, ribuan pedagang akan turut serta berjualan di Pasar Takjil Ramadhan se-Banyuwangi. Tidak hanya UMKM saja, bahkan pasar takjil ini banyak dimanfaatkan ibu-ibu rumah tangga untuk berjualan guna menambah ekonomi keluarga
"Untuk di kota, selain tempat lama di Jalan Brigjen Katamso, juga akan digelar di Pantai Marina Boom. Kami sudah berkoordinasi, nantinya warga hanya dikenakan tiket parkir saja," ujar Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Taufik Rohman. by-01/dsy
Editor : Desy Ayu