PDIP Tuding Projo dan Relawan Jokowi, Hanya Penjilat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Guntur Romli, menilai Projo dan relawan Jokowi yang lain itu hanya penjilat saja tapi tidak tahu masalah sebenarnya.

"Keterangan Bang Deddy itu, fakta, bukan cerita palsu," kata seorang legislator PDIP yang dihubungi di gedung Parlemen Senayan, oleh Surabaya Pagi, Senin (17/3)

"Kami menduga Jokowi sedang menghasut. Kita akan lihat kalau ancaman ini nyata, tentu kami tidak akan tinggal diam," kata Politikus PDI Perjuangan, Guntur Romli, kepada wartawan, Minggu (16/3/2025).

Pernyataan Guntur tersebut merespons pembelaan relawan Pro-Jokowi (Projo) terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Guntur menyebut Projo dkk tidak mengetahui masalah sebenarnya antara PDIP dan Jokowi.

Guntur mengatakan Projo terprovokasi dan terhasut ucapan Jokowi yang membantah tudingan politikus PDIP, Deddy Sitorus, terkait utusan. Menurutnya, tak ada yang salah dari pernyataan Deddy Sitorus.

"Karena bagi kami pernyataan Bang Deddy Sitorus itu hanya menyampaikan fakta. Kecuali kalau Bang Deddy Sitorus menyebut ada 'utusan Jokowi atau Jokowi mengirimkan utusan' ini ada konsekuensi hukumnya. Yang disampaikan Bang Deddy Sitorus 'tanggal 14 ada utusan...' Di mana salahnya?" ucapnya.

Dia menegaskan kabar soal permintaan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto harus mundur, permintaan jangan pecat Jokowi, hingga 9 kader PDIP yang menjadi target adalah benar adanya. Atas hal itu, Guntur menduga Hasto dikriminalisasi oleh KPK.

"Setelah tanggal 14 utusan itu datang, tanggal 16 PDI Perjuangan memecat Jokowi bersama 26 anggota yang diputuskan melanggar. Tanggal 18 ada perkembangan perkara kasus Mas Hasto. Tanggal 20 pelantikan Komisioner KPK, di hari yang sama: ada gelar perkara kasus Mas Hasto. Tanggal 23 Mas Hasto ditetapkan tersangka. Sprindik bocor kemana-mana. Tanggal 24 Desember pengumuman KPK Mas Hasto tersangka," jelasnya.

 

PDIP Dianggap Keterlaluan Kepada Jokowi

Wakil Ketua Umum (Waketum) relawan Pro-Jokowi (Projo), Freddy Damanik, menanggapi pernyataan PDI Perjuangan yang tak percaya jika Presiden RI ke-7, Joko Widodo, kerap diam meski dicela. Freddy menyebutkan kesabaran seseorang pasti ada batasnya.

"Faktanya selama ini memang beliau selalu diam setiap dicela, dihina, difitnah, tapi semua orang mempunyai batas kesabaran, termasuk seorang Jokowi yang juga merupakan manusia biasa yang mempunyai batas kesabaran," kata Freddy kepada wartawan, Minggu (16/3/2026).

"Kami melihat PDIP sudah sangat keterlaluan kepada Jokowi, PDIP lupa bahwa Jokowi adalah Presiden 2 periode yang banyak pendukung dan dicintai rakyat, itulah kekuatan Jokowi. Lihat saja di Pilpres 2024, begitu Jokowi memainkan kekuatannya, maka calon PDIP langsung terkapar hanya dapat 16 persen," ucapnya.

Freddy memandang, jika PDIP kerap menyinggung Jokowi, bukan tidak mungkin, Presiden RI ke-7 itu akan menyerang balik. Projo pun meminta PDIP move on.

"Demikian juga sekarang kalau PDIP terus mengganggu Jokowi bukan tidak mungkin Jokowi juga akan melawan dan akan menghancurkan kembali PDIP dengan cara caranya, walaupun beliau sudah tidak Presiden lagi," kata Freddy. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Bos BPI Divonis 2 Bulan 10 Hari, Edward Raimond: Fair Trial Harus Dijaga sampai Tingkat Terakhir

Bos BPI Divonis 2 Bulan 10 Hari, Edward Raimond: Fair Trial Harus Dijaga sampai Tingkat Terakhir

Selasa, 20 Okt 2026 08:04 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 08:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso Utomo Tjioe, dijatuhi pidana dua bulan sepuluh hari penjara dalam p…

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Bali – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan m…

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memastikan tempat di final putra Campus League 2026 Futsal R…

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Pengelolaan Air L…

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo-Lima jenderal TNI turun langsung mengecek kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten…

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI com. Blitar - Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan…