Dinas Perkim Kota Kediri Sosialisasi Pemugaran Kawasan Kumuh Ketami

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menggelar sosialisasi pelaksanaan pemugaran kawasan kumuh di Kelurahan Ketami pada Kamis, 19 Maret 2025. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari persetujuan Kementerian PUPR atas usulan penuntasan kawasan kumuh di Kota Kediri.

Kepala Dinas Perkim Kota Kediri, Hery Purnomo, menjelaskan bahwa kawasan Ketami merupakan salah satu prioritas yang harus ditangani.

"Kawasan Ketami merupakan salah satu Kawasan Kumuh prioritas yang harus ditangani, hal ini tertuang dalam Perwali 57 tahun 2022 tentang Rencana Pencegahan dan Peningkatan Perumahan Kumuh Permukiman Kumuh (RP2KPKPK)," ujarnya.

Sosialisasi ini, imbuh dia, bertujuan untuk mempersiapkan warga dalam pelaksanaan pembangunan yang akan dilakukan guna menuntaskan permasalahan kawasan kumuh. Acara tersebut dihadiri oleh 85 peserta, terdiri dari Pokja PKP (Bappeda, PDAM, Dinas PU, Dinas PKP, DLHKP) serta perwakilan warga, termasuk RT, RW, LPMK, Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP), penerima bantuan sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penerima bantuan sanitasi individu, dan peserta konsolidasi tanah.

Saat ini, lanjut dia, kawasan kumuh di Kota Kediri tersebar di 100 RT di 31 kelurahan dengan luas total mencapai 137,61 hektar. Berdasarkan SK Wali Kota Kediri Nomor 100.3.3.3/171/419.033/2024, kawasan ini dikelompokkan ke dalam 41 kawasan kumuh, dengan tiga kawasan menjadi kewenangan Provinsi Jawa Timur, yaitu Ngronggo, Semampir 1, dan Blabak 1.

Penilaian kekumuhan mengacu pada tujuh aspek dan 16 indikator sebagaimana diatur dalam Permen PUPR 14 Tahun 2018, mencakup bangunan gedung, jalan lingkungan, drainase, air minum, sanitasi, pengelolaan sampah, serta proteksi kebakaran. Berdasarkan klasifikasi tingkat kekumuhan, Kota Kediri masuk dalam kategori “Kumuh Ringan” dengan skor tertinggi sebesar 30 di Kelurahan Ngadirejo.

Pada 4 Desember 2024, Pemerintah Kota Kediri telah melakukan rapat koordinasi terkait penghitungan pengurangan kawasan kumuh. Hasilnya, seluas 10,57 hektar kawasan kumuh telah berhasil ditangani melalui berbagai kegiatan, baik fisik seperti pembangunan dan rehabilitasi prasarana, maupun nonfisik seperti peningkatan sistem pengelolaan sampah melalui operasional bank sampah dan pengangkutan sampah.

Upaya ini berhasil mengurangi status kumuh di 12 RT di Kota Kediri. Saat ini, luas kawasan kumuh yang tersisa di Kota Kediri adalah 127,04 hektar.

Pemerintah Kota Kediri menargetkan penuntasan kawasan kumuh hingga 0 persen melalui perencanaan yang terintegrasi. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah penyusunan sistem informasi kawasan kumuh yang lebih rinci serta pengajuan bantuan anggaran dari APBN dan APBD.

Di tahun 2025, kawasan Ketami menjadi salah satu fokus utama penanganan kawasan kumuh. Pemerintah Kota Kediri juga telah mengajukan bantuan dari Provinsi Jawa Timur serta melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan sektor swasta, dalam upaya ini.

Dengan adanya sinergi dari seluruh perangkat daerah, diharapkan penanganan kawasan kumuh di Kota Kediri dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Can

Berita Terbaru

Desak Audit Total Dana PIP dan Tindak Pejabat Terlibat

Desak Audit Total Dana PIP dan Tindak Pejabat Terlibat

Senin, 12 Okt 2026 07:22 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lamongan akan menggelar aksi demonstrasi jilid II pada Selasa (…

Pedang Pora hingga Reog Ponorogo, Sambut Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko

Pedang Pora hingga Reog Ponorogo, Sambut Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko

Senin, 12 Okt 2026 07:20 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jatim, Minggu (11/10/2026), berlangsung…

Brigjen Wira Dicopot, Posisi Dir Tipidum Bareskrim Dijabat Brigjen Susatyo

Brigjen Wira Dicopot, Posisi Dir Tipidum Bareskrim Dijabat Brigjen Susatyo

Senin, 12 Okt 2026 07:16 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta — Jabatan Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri dirombak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Hal tersebut tertuang …

Dicekal, Eks Ketua PWNU Jatim Batal Umroh

Dicekal, Eks Ketua PWNU Jatim Batal Umroh

Senin, 12 Okt 2026 07:13 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang – Sebuah unggahan yang menarasikan mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) KH Marzuki Mustamar dicekal ke luar negeri v…

KERAHKAN JUTAAN MASSA DEMI LINDUNGI GIBRAN

KERAHKAN JUTAAN MASSA DEMI LINDUNGI GIBRAN

Senin, 12 Okt 2026 07:10 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Koordinator Pasukan Berani Mati Jokowi, Sukodigdo Wardoyo, menyatakan kesiapannya mengerahkan jutaan massa untuk membela Wakil P…

Tembus Rp23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Tembus Rp23,6 Triliun, Investasi Surabaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Senin, 12 Okt 2026 07:04 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:04 WIB

​SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat pertumbuhan positif investasi sepanjang 2026. Hingga semester I 2026, realisasi in…