Unipra Surabaya Kembali Buka Pasca Sarjana M.AP

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto bersama Dekan, Rektor dan Perkumpulan Pembangunan Pendidikan Indonesia (Perbangdin) dalam peluncuran M.AP
Foto bersama Dekan, Rektor dan Perkumpulan Pembangunan Pendidikan Indonesia (Perbangdin) dalam peluncuran M.AP

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Pasca ditutup pada tahun 2022, Universitas WR Supratman (FISIP Unipra) Surabaya kembali melaksanakan launching pendaftaran mahasiswa pasca sarjana tahun akademik 2024-3025 mendapatkan surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Mendiktisaintek) Nomor 165/B/O/2025, ditetapkan pada tanggal 14 Maret 2025 kepada Dekan FISIP.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas WR Supratman (FISIP Unipra) Surabaya pada tahun akademik 2024-3025 semester genap kembali resmi membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru pada Program Studi (prodi) strata dua  (S2) Magister Administrasi Publik (M.AP).

Kepala Bagian Humas Unipra Surabaya, Davis Febrinanto Prakarsa, menyatakan bahwa peluncuran ini menjadi momentum kebangkitan unipra setelah sebelumnya terkena Evaluasi Kinerja Program Studi (EKPT).

"Ini merupakan peluncuran perdana program studi baru kami, yakni Magister Administrasi Publik (M.AP). Sebelumnya, program ini pernah ada, tetapi ditutup oleh pusat. Kini, kami berhasil menghidupkannya kembali," ungkapnya, Jumat, (21/3).

Davis mengungkapkan, pihaknya sangat bersyukur dalam proses perizinan program pasca sarjana M.AP ini lebih cepat dari yang ditargetkan. "Alhamdulillah, progresnya sangat cepat, kami menargetkan izin turun antara bulan Juni hingga September, tetapi ternyata izin sudah diterbitkan lebih awal," terang Davis.

Untuk saat ini pihaknya juga menaikan target jumlah calon mahasiswa baru hingga 50 persen "Awalnya, kami menargetkan 25 mahasiswa pasca sarjana. Namun, setelah jumlah pendaftar mencapai 28 orang, target tersebut dinaikkan menjadi 50 mahasiswa," katanya.

Untuk biaya, Davis menegaskan bahwa biaya pendidikan yang terjangkau agar dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para calon mahasiswa S2. Dan ini menjadi salah satu keunggulan Program Studi Magister Administrasi Publik di Unipra Surabaya.

"Biaya kuliah Program Studi Magister Administrasi Publik di Unipra sangat terjangkau, yakni hanya Rp19.400.000 hingga lulus dalam tiga semester. Selain itu, sebagai bentuk apresiasi kepada para alumni, kami memberikan potongan biaya sebesar Rp1.000.000 khusus bagi lulusan Program Studi Administrasi Publik Unipra," ungkapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unipra, Erlyna Hidyantari, mengaku sangat bersyukur atas kembali dibukanya Program Studi Magister Administrasi Publik.

"Alhamdulillah, puji syukur, saya sangat senang sekali. Sampai merinding rasanya ketika mengetahui bahwa SK perizinan program ini sudah keluar. Apalagi, ini terjadi di bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah," ujarnya.

Menurut Erlyna, peluncuran kembali program ini memiliki makna penting bagi Unipra, mengingat program Magister Administrasi Publik telah menjadi bagian dari identitas universitas sejak lama.

"Walaupun sebelumnya program ini sempat dibekukan oleh Dikti, kini sudah bangkit kembali. Ini adalah bagian penting dari sejarah Unipra," tambahnya.

Erlyna juga berharap, program ini dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin mendalami kebijakan publik dan manajemen administrasi."Magister Administrasi Publik ini sangat relevan bagi mereka yang ingin memahami dan menerapkan kebijakan publik serta manajemen kebijakan secara lebih mendalam. Kami mengundang semua yang berminat untuk bergabung di program ini," tutupnya. Alq

Berita Terbaru

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…

Kapal Induk AS Bertenaga Nuklir, Intip Iran

Kapal Induk AS Bertenaga Nuklir, Intip Iran

Selasa, 24 Feb 2026 19:30 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tehren - Kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Gerald R Ford, yang bertenaga nuklir dilaporkan telah tiba di area Teluk Souda, yang berada di…