SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Civitas akademik Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Paciran Lamongan, menyambut suka cita dengan visitasi yang dilakukan Diktis Kementerian Agama (Kemenag) pada Jum'at (21/3/2025) yang berjalan lancar.
Dengan visitasi ini, selangkah lagi Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) milik Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD) ini akan bertransformasi menjadi Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) Lamongan.
"Alhamdulillah kegiatan visitasi kemarin berjalan lancar, dan insyaallah tidak lama lagi SK perubahan bentuk dari awalnya INSUD menjadi Universitas Sunan Drajat akan segera turun," kata Luqmanul Hakim Sekretaris Rektorat INSUD Lamongan kepada surabayapagi.com, Sabtu (22/3/2025).
Disebutkan olehnya, visitasi kemarin dilakukan oleh Prof. Dr. Phil. Sahiron, MA; Dr. Asro’i, M.Pd; Dr. Ahmad Mahfudz Arsyad, M.Ag serta pendamping dari Subdit Kelembagaan DIKTIS yaitu Muhammad Miftah Fudin, S.Pd.
"Tim visitasi Diktis ini ditugaskan untuk menilai kesiapan institusi dalam menyandang status Universitas, dan INSUD sudah siap bertransformasi menjadi Universitas sesuai regulasi yang ada," kata Luqman panggilan akrabnya.
Usai visitasi ini tambah dia, Civitas Akademik tinggal nunggu SK dari DIKTIS Kementerian Agama. "Biasanya setelah visitasi ini SK turun sekitar 2 bulanan, tapi Prof Sahiron menyatakan komitmen nya 1 bulan SK Universitas Sunan Drajat sudah turun," ujarnya.
Rektor INSUD Lamongan, Dr. H. Ahmad Iwan Zunaih, Lc., M.M., M.Pd.I. dalam sambutanya dalam acara seremonial menyampaikan rasa penuh optimisme untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan akademik seiring dengan perubahan status tersebut.
Berbagai persiapan kata Gus Iwan panggilan akrab Rektor INSUD ini telah dilakukan oleh Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, termasuk peningkatan sarana dan prasarana, pengembangan kurikulum, serta rencana strategis ke depan.
"Dengan berakhirnya visitasi ini, INSUD Lamongan semakin dekat dengan pencapaian status universitas. Transformasi ini diharapkan dapat semakin meningkatkan mutu pendidikan dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar dan dunia pendidikan di Indonesia," harapnya.
Sementara itu, dalam sesi tanya jawab dan validasi dokumen dilakukan oleh tim visitasi. Para asesor berdiskusi tentang berbagai hal terkait kesiapan akademik, administratif, hingga sarana pendukung lainnya. Proses ini berjalan dengan lancar, menunjukkan kesiapan INSUD dalam bertransformasi menjadi universitas.
Sebagai penutup dari rangkaian kegiatan visitasi, dilakukan penandatanganan instrumen perubahan bentuk dan berita acara visitasi. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama antara INSUD Lamongan dan para asesor dalam mewujudkan perubahan status menjadi universitas.jir
Editor : Moch Ilham