SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke IX akan digelar pada bulan Juni 2025 mendatang di Malang Raya. Diharapkan ajang olahraga terbesar di Provinsi Jawa Timur dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar terutama perputaran ekonomi.
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas mengatakan, gelaran Porprov ini akan diikuti 62 cabang olahraga yang dipertandingkan. Sebanyak 37 disiplin cabor akan bertanding di Kota Malang, 32 cabor di Kabupaten Malang dan 15 cabor di Kota Batu. Ia berharap ajang Porprov ini menjadi ajang berkualitas yang bisa mencetak atlit nasional. ”Ajang Porprov ini sejatinya adalah sarana penjaringan atlet berbakat yang ada di Jawa Timur yang nantinya akan dimasukan dalam pelatda dalam rangka menyongsong PON, oleh karenanya menjadi penting agar Porprov ini berjalan dengan berkualitas dan penuh sportifitas" ujar Puguh saat wawancara di Gedung Indrapura pada Jumat (21/3/2025).
Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan Malang Raya juga menekankan pentingnya KONI Jawa Timur dan Dispora Jawa Timur untuk memiliki data tunggal atlet, sehingga "talents mapping" dan "career progress" bisa diterapkan untuk seluruh atlet yang ada di Jawa Timur.
"Sekarang ini terkesan jalan masing-masing, Dispora, KONI, dan penyelenggara event olah raga mandiri. Banyak atlet berbakat yang pada akhirnya tidak diakui keatletannya karena dia tidak terkoneksi pada event-eveny yang diselenggarakan oleh Dispora ataupun KONI", ujar pria kelahiran Malang ini.
Porprov ke IX Jawa Timur yang rencana akan melibatkan 19.000 orang dari unsur atlet, pelatih, Official dan keluarga ini akan dibuka secara resmi di Stadion Gajahyana Kota Malang dan ditutup di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang.
"Saya berharap Porprov ini tidak hanya sekedar gelaran mencari atlet berbakat di Jawa Timur, namun juga msnjadi sarana untuk menggerakan perekonimian di kalangan bawah,” ujar Puguh.
Diharapkannya, KONI sebagai leading sector yang menjalankan program ini harus menjalin komunikasi intens dengan pemkab dan pemkot di Malang Raya. Sebagai tuan rumah gelaran event porprov ini perlu mensosialisasikan dengan organisasi UMKM yang ada. “Agar puluhan milyar uang APBD yang digelontorkan untuk event Porprov ini bisa berdampak bagi kebangkitan ekonomi daerah,” pungkasnya. Rko
Editor : Moch Ilham